Kondisi ini tentu berdampak langsung ke masyarakat.
Daya beli mulai tertekan.
Sebagian warga memilih mengurangi pembelian ikan. Bahkan ada yang beralih ke lauk lain seperti ayam atau telur yang harganya lebih stabil.
“Terpaksa dikurangi dulu. Biasanya beli satu kilo, sekarang setengah saja,” kata warga lainnya.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Namun, kenaikan harga ini diperkirakan tidak akan berlangsung lama.
Biasanya, satu hingga dua pekan setelah lebaran, kondisi mulai kembali normal. Nelayan kembali melaut, distribusi lancar, dan pasokan ikan kembali stabil.
Harga pun perlahan turun.
Untuk sementara, warga hanya bisa menyesuaikan.
Menahan belanja. Mengatur ulang menu dapur.
Sambil berharap harga ikan di Sidrap segera “turun dari langit” dan kembali bersahabat.(*)
Update terbaru: 22 Maret 2026 14:55 WIB
