Sidrap, katasulsel.com β Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, untuk memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, dan pengembangan potensi santri.
Mengusung tema nasional βSantri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emasβ, pesantren tersebut tengah mematangkan rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung pada 21β25 Oktober 2026.
Agenda diawali dengan istighozah, dzikir, dan doa bersama pada Rabu (21/10/2026) baβda Isya. Keesokan harinya, Kamis (22/10/2026), dijadwalkan upacara peringatan Hari Santri Nasional.
Kemeriahan kemudian berlanjut melalui berbagai kegiatan pada 22β25 Oktober 2026. Mulai dari lomba keagamaan, pengembangan bakat, kegiatan edukatif, hingga rekreasi santri.
Ketua Panitia Hari Santri Nasional, H. Tajuddin Hamma, mengatakan seluruh agenda tersebut masih dalam tahap persiapan. Panitia berharap kegiatan yang dirancang dapat melibatkan santri secara aktif sekaligus mempererat hubungan antarsesama warga pesantren.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina pondok pesantren dan alumni Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa (IKA PPUW) atas dukungan serta sinergi dalam mempersiapkan kegiatan.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqaa, AG. H. Suardi Latarebbi, Lc., M.Ag., menyambut baik kolaborasi antara pengelola pesantren dan para alumni.
Ia berharap rangkaian kegiatan yang tengah dipersiapkan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter santri.
Bagi Al-Urwatul Wutsqaa, peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ruang untuk menanamkan nilai keislaman, mengembangkan kemampuan, serta membangun semangat generasi muda yang siap berkontribusi bagi bangsa.
Sebab, menuju Indonesia Emas, santri tidak hanya dituntut memiliki bekal ilmu agama, tetapi juga karakter kuat, wawasan luas, dan kemampuan menghadapi tantangan zaman. (*)
