Palopo, Katasulsel, com — Ada pertemuan yang berakhir dengan salam perpisahan, ada pula yang meninggalkan cerita panjang setelah langkah pergi. Begitulah suasana malam ramah tamah mahasiswa KKN Reguler Angkatan 42 Universitas Andi Djemma (UNANDA) Palopo Fakultas Teknik Sipil bersama warga Desa Karang-Karangan, Sabtu (20/6/2026).
Setelah 45 hari menjalani pengabdian, mahasiswa KKN tidak hanya menutup rangkaian kegiatan, tetapi juga merayakan perjalanan yang penuh pengalaman bersama masyarakat.
Aula Desa Karang-Karangan malam itu menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang sebelumnya mungkin belum saling mengenal, namun kini sudah seperti keluarga sendiri. Hadir Kepala Desa Karang-Karangan Asbar Idrus, perangkat desa, tokoh pemuda, hingga warga yang ikut menyaksikan momen tersebut.
Koordinator Desa KKN UNANDA, Muhammad Akhdan Asyam, mengatakan waktu 45 hari terasa singkat karena banyak cerita yang tercipta selama berada di tengah masyarakat.
“Awalnya kami datang sebagai mahasiswa yang ingin mengabdi, tapi akhirnya kami mendapatkan lebih banyak pelajaran dari masyarakat. Sambutan dan dukungan warga menjadi pengalaman yang tidak terlupakan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran pemerintah desa yang terus mendukung setiap kegiatan mahasiswa selama berada di Karang-Karangan.
Senada dengan itu, Sekretaris Kordes, Akshal J, menyebut KKN menjadi perjalanan yang mempertemukan teori kampus dengan kehidupan nyata.
“Di sini kami belajar bahwa ilmu bukan hanya tentang apa yang ada di buku, tapi bagaimana ilmu itu bisa memberi manfaat untuk orang lain,” katanya.
