Sidrap, Katasulsel.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar penyuluhan dan edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di Kantor Desa Bola Bulu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Fibroadenoma Mammae (FAM) sekaligus mendorong deteksi dini terhadap kelainan payudara melalui praktik SADARI.

Program kerja bertajuk “Penyuluhan dan Edukasi Mengenal Fibroadenoma Mammae melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebagai Upaya Deteksi Dini Kelainan Payudara” ini diprakarsai oleh Nur Khofifah selaku penanggung jawab kegiatan. Penyuluhan dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, penayangan video demonstrasi SADARI, serta sesi diskusi dan tanya jawab bersama peserta.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai Fibroadenoma Mammae (FAM) dan perbedaannya dengan berbagai kelainan payudara lainnya, tetapi juga dibekali keterampilan melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebagai metode sederhana untuk mendeteksi secara dini perubahan atau kelainan pada payudara.

Nur Khofifah mengatakan, edukasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus membangun kesadaran bahwa deteksi dini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan payudara.

“Kami berharap melalui edukasi ini masyarakat memahami bahwa deteksi dini merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan payudara,” ujar Nur Khofifah.

Ia menjelaskan, kebiasaan melakukan SADARI secara rutin dapat membantu setiap individu mengenali perubahan pada payudaranya lebih awal sehingga penanganan medis dapat segera dilakukan apabila ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan.

“Dengan melakukan SADARI secara rutin, setiap individu dapat mengenali perubahan pada payudaranya lebih awal sehingga apabila ditemukan kelainan dapat segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” lanjutnya.

Nur Khofifah berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar.

“Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar,” tutupnya.

Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kelainan payudara semakin meningkat. Penerapan SADARI secara rutin diharapkan menjadi kebiasaan yang mampu membantu masyarakat mengenali perubahan pada payudara sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui program promotif dan preventif yang berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Bola Bulu.

Topik Terkait: Sidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini