Sidrap, Katasulsel.com — Business Law Student Centre (BL SC) Program Studi Hukum Bisnis dan Himpunan Mahasiswa Administrasi Kesehatan (HIMADKES) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) berkolaborasi menggelar pelantikan pengurus periode 2026-2027.
Kegiatan ini menjadi momentum regenerasi sekaligus awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan program kerja organisasi.
Pelantikan bersama tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMS Rappang, Senin (21/9/2026).
Kegiatan mengusung tema “Dari Pelantikan Menuju Aksi: Membangun Kepemimpinan Kolaboratif yang Adaptif dan Berdampak.”
Kegiatan dibuka Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sekaligus Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMS Rappang, Muhammad Rusdi, S.Ag., M.Adm.KP. Hadir pula Ketua Program Studi (Kaprodi) Hukum Bisnis Muhammad Yasmin, S.H., M.Kn., dan Kaprodi Administrasi Kesehatan Zulkarnain Sulaiman, S.KM., M.Kes.
Dalam pelantikan tersebut, Suci Hermanto resmi dipercaya sebagai Ketua Umum BL SC menggantikan Muh. Rifki. Sementara Muhammad Sahlan dipercaya memimpin HIMADKES menggantikan Nurbiani Abidin. Keduanya akan memimpin organisasi masing-masing untuk periode kepengurusan 2026-2027.
Demisioner BL SC, Muh. Rifki, mengatakan dinamika organisasi merupakan bagian dari proses yang harus dihadapi oleh setiap pengurus.
“Organisasi memiliki dinamika. Dinamika itulah yang menjadi ujian. Selamat kepada pengurus baru, semoga dapat bekerja dan memberikan dampak bagi organisasi,” kata Rifki dalam sambutannya.
Pesan serupa disampaikan demisioner HIMADKES, Nurbiani Abidin. Ia meminta pengurus baru tidak takut menjalani proses dan berani menghadirkan inovasi dalam menjalankan organisasi.
“Jalani prosesnya dan jangan takut membuat hal-hal baru. Semoga ke depan BL SC dan HIMADKES semakin solid, aktif, dan mampu memberikan hal-hal yang baik,” ujarnya.
Ketua Panitia, Gunawan, mengatakan pelantikan bersama tersebut merupakan wujud sinergi antara BL SC dan HIMADKES.
Menurutnya, tema yang diangkat memiliki makna bahwa pelantikan bukan menjadi akhir dari sebuah proses organisasi, melainkan titik awal untuk menerjemahkan amanah ke dalam kerja nyata.
“Pelantikan ini bukan garis finish, melainkan garis start. Amanah yang diterima hari ini harus segera diwujudkan dalam kerja nyata,” ujar Gunawan.
Ia menjelaskan, kepemimpinan kolaboratif yang dimaksud dalam tema kegiatan juga menjadi penegasan bahwa BL SC dan HIMADKES dapat saling bersinergi meskipun berasal dari latar belakang keilmuan yang berbeda.
“Kepemimpinan kolaboratif berarti tidak ada lagi sekat antara BL SC dan HIMADKES. Kepemimpinan ke depan harus merangkul, mendengar, dan bekerja sama, bukan berjalan sendiri-sendiri,” katanya.
Sementara kata “adaptif dan berdampak”, lanjut Gunawan, mengandung pesan agar setiap pemimpin mampu mengikuti perkembangan zaman dan memastikan setiap program kerja memberikan manfaat nyata.
“Setiap program yang dijalankan harus memberikan manfaat yang nyata, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” jelasnya.
Gunawan menambahkan, pelantikan bersama ini merupakan tindak lanjut dari hasil musyawarah BL SC dan HIMADKES yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Tujuan kegiatan ini adalah melaksanakan regenerasi kepemimpinan organisasi BL SC dan HIMADKES secara konstitusional dan demokratis sesuai AD/ART, mengesahkan dan melantik ketua umum terpilih beserta jajaran pengurus periode 2026-2027, serta mengimplementasikan nilai-nilai tema sebagai landasan gerak kepengurusan baru,” paparnya. (*)
