Bandung – Kemenangan Persib Bandung atas Persik Kediri dengan skor 3-0 pada lanjutan Liga 1 Indonesia bukan hanya soal tiga poin.
Di balik pesta gol di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Stadium, ada sinyal yang lebih besar: Persib sedang membangun momentum menuju gelar juara.
Pertandingan pekan ke-25 liga yang digelar Senin (9/3/2026) malam itu memperlihatkan satu hal yang semakin jelas: Maung Bandung tampil semakin matang sebagai tim.
Skor 3-0 memang terlihat sederhana. Tapi cara Persib memenangi laga ini menunjukkan dominasi yang sulit dibantah.
Dua Gol yang Mengubah Segalanya
Persib memulai pertandingan dengan intensitas tinggi.
Sejak menit awal, tim tuan rumah mencoba menekan lini pertahanan Persik Kediri.
Gol pertama akhirnya lahir dari titik penalti yang dieksekusi oleh Thom Haye. Tendangan gelandang naturalisasi tersebut sukses menaklukkan kiper Persik dan membawa Persib unggul.
Namun pertandingan belum selesai.
Sosok yang paling mencuri perhatian malam itu adalah Andrew Jung.
Striker Persib tersebut mencetak dua gol tambahan yang memastikan kemenangan tuan rumah.
Gol kedua Jung datang pada babak kedua setelah ia memanfaatkan umpan mendatar dari rekannya dan menyontek bola ke gawang Persik.
Skor berubah menjadi 3-0.
Sejak saat itu, pertandingan praktis berada dalam kendali Persib.
Pertahanan Persib Nyaris Tanpa Celah
Menariknya, kemenangan ini tidak hanya soal produktivitas lini depan.
Pertahanan Persib juga tampil sangat disiplin.
Tim tamu sebenarnya sempat mendapat beberapa peluang, termasuk dari tendangan bebas pemain Persik. Namun semuanya mampu digagalkan oleh penjaga gawang Persib dan barisan bek yang tampil solid.
Bahkan hingga peluit akhir dibunyikan, Persik kesulitan benar-benar mengancam gawang Persib.
Situasi ini memperlihatkan keseimbangan tim yang mulai terbentuk dengan baik.
Rekor Kandang yang Sulit Ditaklukkan
Kemenangan ini juga memperpanjang catatan impresif Persib di kandang.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api kembali menjadi tempat yang sulit bagi lawan.
Dukungan ribuan Bobotoh memberikan atmosfer yang berbeda bagi para pemain Persib.
Tekanan dari tribun membuat tim tamu sering kesulitan mengembangkan permainan.
Faktor ini sering menjadi “pemain ke-12” bagi Persib ketika bermain di Bandung.
Persib Semakin Nyaman di Puncak
Hasil kemenangan ini membuat Persib tetap bertahan di puncak klasemen sementara dengan koleksi 57 poin.
Mereka unggul empat poin dari pesaing terdekat di bawahnya.
Dalam kompetisi yang panjang seperti Liga 1, selisih poin seperti ini sangat penting.
Apalagi musim mulai memasuki fase krusial.
Setiap kemenangan akan semakin mendekatkan Persib pada target utama: juara liga.
Momentum yang Terus Terjaga
Menariknya, kemenangan atas Persik bukan satu-satunya hasil besar Persib musim ini.
Beberapa pekan sebelumnya, Maung Bandung juga sempat meraih kemenangan telak saat menghadapi tim lain di liga.
Rentetan hasil positif ini menunjukkan satu hal.
Persib sedang berada dalam fase performa terbaiknya.
Tim asuhan pelatih Bojan Hodak terlihat semakin padu dalam permainan.
Masih Panjang, Tapi Arah Sudah Terlihat
Meski demikian, kompetisi Liga 1 masih menyisakan sejumlah pertandingan.
Apa pun masih bisa terjadi.
Namun jika melihat tren performa, Persib tampaknya semakin percaya diri menghadapi sisa musim.
Produktivitas lini depan meningkat.
Pertahanan semakin solid.
Dan dukungan suporter tetap menjadi energi tambahan bagi tim.
Jika momentum ini terus terjaga, kemenangan 3-0 atas Persik Kediri mungkin akan dikenang bukan sekadar satu pertandingan biasa.
Melainkan salah satu langkah penting dalam perjalanan Persib Bandung menuju gelar juara musim ini. (*)

Tinggalkan Balasan