Nuradilah Iffah Adhayani
Sidrap, katasulsel.com – Kesadaran menjaga kesehatan sejak dini dikenalkan melalui program “Pojok Sehat Kelas: Sahabat Kecil Tangkas, Peduli Sehat” yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Fakultas Keperawatan, Jurusan Ilmu Keperawatan, Universitas Hasanuddin KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69, salah satunya Nuradilah Iffah Adhayani, di SDN 3 Arawa dan SDN 7 Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Kegiatan dikemas secara interaktif dengan memberikan edukasi mengenai penanganan luka dan cedera ringan, serta posisi duduk yang ergonomis dan penggunaan tas sekolah yang tepat. Siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak mempraktikkan kebiasaan sehat yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Program ini juga menghadirkan Perawat Cilik, yaitu siswa yang dibekali pengetahuan dasar untuk menjadi sahabat kesehatan bagi teman-temannya. Mereka diajarkan untuk peduli terhadap kondisi sekitar, mengetahui tindakan awal yang tepat, serta memahami kapan harus meminta bantuan guru atau orang dewasa.
Kepala SDN 3 Arawa, Alimuddin, S.Pd., M.Si., menyambut positif kegiatan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kesehatan dan membantu teman ketika mengalami cedera ringan,” ujar Alimuddin. Sebagai bentuk keberlanjutan, mahasiswa turut meninggalkan poster edukasi penanganan luka dan kotak P3K bagi pihak sekolah.
Kehadiran media edukasi dan fasilitas tersebut diharapkan dapat terus mendukung kesiapsiagaan sekolah setelah kegiatan KKN berakhir. Melalui Pojok Sehat Kelas, mahasiswa berupaya menanamkan bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari hal sederhana. Dari tangan kecil yang belajar menolong, tumbuh generasi yang tangkas, peduli, dan sadar kesehatanSIDRAP – Upaya membangun budaya hidup sehat sejak usia dini terus digencarkan. Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi edukatif bertajuk “Pojok Sehat Kelas: Sahabat Kecil Tangkas, Peduli Sehat” di SDN 3 Arawa dan SDN 7 Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (30/7/2026).
Program yang diinisiasi salah satu mahasiswa Fakultas Keperawatan, Jurusan Ilmu Keperawatan, Nuradilah Iffah Adhayani, itu tidak sekadar memberikan penyuluhan kesehatan. Para siswa diajak belajar melalui praktik langsung agar mampu mengenali, mencegah, dan menangani cedera ringan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.
Materi yang disampaikan meliputi cara penanganan luka ringan, posisi duduk yang ergonomis untuk menjaga kesehatan tulang belakang, hingga penggunaan tas sekolah yang benar agar tidak membebani tubuh anak.
Suasana belajar berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti simulasi dan mempraktikkan langsung setiap materi yang diberikan.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat pesan-pesan kesehatan lebih mudah dipahami sekaligus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu inovasi menarik dalam program ini adalah pembentukan Perawat Cilik, yakni siswa yang dibekali pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan sekolah. Mereka dipersiapkan menjadi teman yang sigap membantu ketika ada rekan mengalami cedera ringan, sekaligus memahami batasan kapan harus segera meminta bantuan guru atau orang dewasa.
Kepala SDN 3 Arawa, Alimuddin, S.Pd., M.Si., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kesehatan dan membantu teman ketika mengalami cedera ringan,” ujarnya.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa juga menyerahkan poster edukasi penanganan luka serta kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) kepada pihak sekolah. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana pendukung agar budaya hidup sehat tetap berjalan meski masa KKN telah berakhir.
Melalui program Pojok Sehat Kelas, mahasiswa Universitas Hasanuddin ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan tidak harus dimulai dari langkah besar. Kebiasaan sederhana, kepedulian terhadap sesama, dan keberanian memberikan pertolongan pertama menjadi fondasi lahirnya generasi yang lebih tangkas, peduli, dan sadar akan pentingnya kesehatan sejak dini. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
