Apricilia Ananta Suriadi
Sidrap, Katasulsel.com – Ada suasana berbeda di SD Negeri 3 Batulappa dan SD Negeri 7 Batulappa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Puluhan siswa mendadak berubah menjadi “detektif”. Bukan untuk memecahkan kasus kriminal, melainkan memburu jajanan yang aman dan mengungkap jajanan yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Program unik bertajuk “Detektif Jajanan Sehat” ini digagas oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, Apricilia Ananta Suriadi dari Program Studi Pendidikan Dokter.
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dalam memilih jajanan sehat, aman, dan bergizi sejak usia dini.
Di tengah maraknya jajanan anak sekolah dengan warna mencolok dan kemasan menarik, edukasi ini dinilai penting agar siswa tidak mudah tergiur tanpa mengetahui kandungan maupun dampaknya bagi kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenali perbedaan jajanan sehat dan tidak sehat, memahami pentingnya membaca kemasan makanan, menjaga kebersihan pangan, hingga mengenali ciri-ciri makanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya.
Menariknya, seluruh materi disampaikan dengan metode yang jauh dari kesan membosankan.
Siswa diajak bermain, berdiskusi, mengikuti tantangan, hingga menjawab kuis interaktif yang membuat suasana belajar terasa menyenangkan.
Konsep itulah yang membuat program ini mendapat perhatian dan apresiasi dari berbagai pihak.
Lurah Batulappa, Kasmaedi, menyebut edukasi seperti ini sangat relevan karena anak-anak merupakan kelompok yang paling sering membeli jajanan secara mandiri di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kemampuan memilih makanan sehat merupakan bekal penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Program ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan kepada siswa tentang cara memilih jajanan yang sehat dan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Apricilia berharap para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar menjadi “detektif jajanan sehat” dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan kemampuan mengenali makanan yang aman dikonsumsi, anak-anak diharapkan mampu melindungi diri sendiri sekaligus mengajak teman-temannya untuk lebih cerdas dalam memilih jajanan.
Program sederhana ini membawa pesan besar: kesehatan anak tidak hanya ditentukan di rumah, tetapi juga dari pilihan jajanan yang mereka beli setiap hari di sekolah.
Dan dari Batulappa, Sidrap, para “detektif kecil” itu kini mulai bertugas. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
