Sidrap, katasulsel.com β€” Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menunjukkan keseriusannya dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program strategis nasional yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.

Bahkan ketika salah satu Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) berstatus penangguhan sementara atau suspend, Pemkab Sidrap tidak tinggal diam. Tim Satuan Tugas (Satgas) MBG langsung turun melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan, Kamis (7/5/2026).

Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5.7/1218/SJ tentang peran pemerintah daerah dalam tata kelola penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Pemantauan dipimpin langsung Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Patahangi Nurdin serta Inspektur Daerah Mustari Kadir.

Sejumlah pejabat terkait juga ikut dalam peninjauan, mulai dari Badan Kesbangpol, Satpol PP dan Damkar, Bagian Hukum, Bagian Tata Pemerintahan hingga unsur Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.

Di lapangan, tim mengecek progres pembenahan yang dilakukan pihak SPPG setelah sebelumnya mendapat rekomendasi evaluasi dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Pemkab Sidrap ingin memastikan seluruh standar pelayanan, keamanan pangan, hingga tata kelola operasional benar-benar dipenuhi sebelum layanan kembali dijalankan.

β€œProgram MBG ini menyangkut kebutuhan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Karena itu harus dipastikan berjalan sesuai standar,” ujar Nasruddin.

Menurutnya, Sidrap tidak ingin program unggulan nasional tersebut berjalan asal-asalan. Apalagi MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Karena itu, pengawasan diperketat agar kualitas layanan tetap terjaga dan distribusi makanan bergizi bisa kembali berjalan optimal.

Diketahui, penghentian sementara operasional SPPG membuat sejumlah penerima manfaat di beberapa titik belum menerima layanan MBG dalam beberapa hari terakhir.

Namun Pemkab Sidrap memastikan proses pembenahan terus dipercepat agar layanan segera normal kembali.

Langkah ini sekaligus memperlihatkan bahwa Sidrap termasuk daerah yang aktif dan serius mengawal implementasi MBG, bukan sekadar menjalankan program administratif semata.

Bagi Pemkab Sidrap, keberhasilan MBG bukan hanya soal distribusi makanan, tetapi juga menyangkut kualitas layanan, keamanan pangan, dan masa depan generasi muda.(*)

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita