Sidrap, Katasulsel.com β€” Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tidak ingin hanya dikenal sebagai daerah penghasil pangan. Kini, pemerintah daerah mulai mendorong wajah baru Sidrap sebagai daerah dengan layanan kesehatan yang semakin kuat.

Hal itu ditegaskan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif saat menghadiri ramah tamah Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Selatan dan dokter anak Sidrap di Wisma Labugis, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Sabtu malam (1/8/2026).

Di hadapan para dokter, akademisi, dan jajaran pemerintah daerah, Syaharuddin memaparkan sejumlah langkah strategis Pemkab Sidrap dalam memperkuat sektor kesehatan, mulai dari jaminan kesehatan masyarakat hingga peningkatan kualitas rumah sakit.

Rp52 Miliar Disiapkan, Warga Sidrap Tak Lagi Takut Berobat

Salah satu program prioritas yang ditekankan Bupati Sidrap adalah memastikan masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan.

Syaharuddin mengungkapkan, pemerintah daerah kini membiayai kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat Sidrap dengan anggaran sekitar Rp52 miliar.

Menurutnya, kebijakan tersebut lahir dari kondisi masih adanya warga yang belum memiliki kepesertaan BPJS aktif sehingga terkadang menunda berobat karena persoalan biaya.

β€œKami ingin masyarakat tidak lagi khawatir berobat. Kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah,” ujar Syaharuddin.

Sidrap Cari Tambahan Dokter Spesialis Anak

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidrap juga menyoroti keterbatasan jumlah dokter spesialis anak di daerahnya.

Ia mengaku telah mengusulkan penambahan dokter spesialis anak sekaligus mendorong dokter muda Sidrap untuk melanjutkan pendidikan spesialis.

β€œSaya sudah mengajukan penambahan dokter spesialis anak di Sidrap. Kami juga terus mendorong dokter-dokter untuk melanjutkan pendidikan spesialis karena jumlah dokter anak masih sangat kurang,” katanya.

Menurutnya, keberadaan dokter spesialis menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan kesehatan anak, termasuk mendukung program pencegahan stunting.

Dari Pertanian ke Kesehatan, Sidrap Kejar Prestasi Baru

Syaharuddin mengatakan, selama satu tahun kepemimpinannya, sebanyak 14 program unggulan mulai direalisasikan, dengan sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama.

Selain penguatan layanan kesehatan, Pemkab Sidrap juga terus menjalankan program percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Program tersebut turut mengantarkan Sidrap meraih penghargaan atas kinerja penurunan stunting.

Target Besar: Tiga Rumah Sakit Sidrap Naik Status

Tidak berhenti pada layanan dasar, Pemkab Sidrap juga menyiapkan target besar untuk sektor rumah sakit.

Saat ini Sidrap memiliki tiga rumah sakit dan 14 puskesmas. Ke depan, Syaharuddin menargetkan seluruh rumah sakit tersebut dapat meningkat statusnya dari tipe C menjadi tipe B.

β€œRumah sakit membutuhkan penanganan yang serius. Sarana, fasilitas, dan pelayanannya harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Ia berharap dukungan dari dokter, akademisi, serta organisasi profesi seperti IDAI dapat mempercepat peningkatan kualitas kesehatan di Sidrap.

IDAI Puji Komitmen Pemkab Sidrap

Ketua IDAI Cabang Sulawesi Selatan, dr. Idham Jaya Ganda, mengapresiasi perhatian Pemkab Sidrap terhadap sektor kesehatan anak.

Menurutnya, meski jumlah dokter spesialis anak masih terbatas, semangat pelayanan tenaga kesehatan di Sidrap tetap kuat.

Ia juga melihat keberhasilan Sidrap di sektor pertanian mulai diikuti capaian positif dalam bidang kesehatan, terutama terkait penurunan angka stunting.

β€œSinergi pemerintah daerah, IDAI, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar anak-anak Sidrap tumbuh sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Sidrap Siapkan Generasi Masa Depan

Peringatan Hari Anak Nasional di Sidrap bukan hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen daerah dalam melindungi masa depan anak.

Dengan investasi kesehatan, peningkatan fasilitas, dan penguatan tenaga medis, Pemkab Sidrap ingin memastikan generasi berikutnya tumbuh dengan kualitas yang lebih baik.

Dari lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap kini membidik predikat baru: daerah yang mampu melahirkan generasi sehat, kuat, dan berdaya saing. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini