Sidrap, Katasulsel.com β€” Ada rencana besar di balik kembalinya fungsi SMP Negeri 6 Sidrap sebagai sekolah reguler.

Bukan sekadar membuka kembali aktivitas belajar mengajar, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) ingin menjadikan sekolah tersebut sebagai salah satu pusat pendidikan unggulan dengan konsep berbeda.

Hal itu terungkap saat Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif melakukan peninjauan langsung ke SMPN 6 Sidrap, Sabtu malam (1/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati melihat langsung kesiapan gedung sekaligus menyusun konsep pengembangan sekolah berbasis pendidikan akademik, karakter, dan pembinaan keagamaan.

Dari Gedung Pinjaman, Kini Jadi Sekolah dengan Fasilitas Baru

Sebelumnya, gedung SMPN 6 Sidrap digunakan sementara sebagai lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi jenjang SMP.

Setelah Sekolah Rakyat berpindah ke gedung permanen, fasilitas tersebut kembali digunakan untuk SMPN 6 Sidrap.

Menurut Syaharuddin, keputusan pemerintah daerah meminjamkan gedung tersebut ternyata membawa dampak positif bagi sekolah.

β€œAlhamdulillah hari ini kita meninjau SMPN 6. Sebelumnya gedung ini dipakai untuk Sekolah Rakyat, sekarang sudah kita kembalikan fungsinya untuk SMP,” ujar Syaharuddin.

Selama digunakan Sekolah Rakyat, gedung tersebut mendapat rehabilitasi besar dari pemerintah pusat dengan anggaran sekitar Rp10 miliar.

Hasilnya, SMPN 6 Sidrap kini memiliki fasilitas yang jauh lebih baik, mulai dari ruang belajar, ruang guru, perpustakaan, laboratorium, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Bupati Sidrap Ingin Lahirkan Sekolah dengan Konsep Berbeda

Dengan fasilitas yang semakin lengkap, Syaharuddin melihat SMPN 6 memiliki peluang besar untuk kembali menjadi sekolah unggulan di Sidrap.

Salah satu keunggulan yang menjadi perhatian adalah keberadaan fasilitas asrama.

Bupati ingin fasilitas tersebut tidak hanya menjadi bangunan kosong, tetapi dimanfaatkan untuk pembinaan karakter siswa.

β€œKita ingin mengembalikan SMPN 6 sebagai sekolah unggulan. Dengan sarana yang ada, mari kita lahirkan siswa yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Konsep yang dirancang yakni memberikan kesempatan kepada siswa tertentu untuk tinggal di asrama, mengikuti pembinaan tambahan, serta memperkuat pendidikan agama dan kedisiplinan.

184 Siswa Akan Jadi Angkatan Awal

Berdasarkan laporan pihak sekolah, SMPN 6 Sidrap nantinya akan menampung sekitar 184 siswa yang terbagi dalam delapan ruang belajar.

Selain fasilitas akademik, keberadaan asrama menjadi nilai tambah yang dinilai dapat membedakan SMPN 6 dengan sekolah lainnya di Sidrap.

Pemerintah daerah berharap sekolah ini dapat menjadi contoh pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik.

Pemkab Sidrap Siapkan Dukungan Tambahan

Dalam peninjauan tersebut, Bupati juga meminta sejumlah perangkat daerah berkoordinasi terkait aset Sekolah Rakyat yang masih berada di lokasi.

Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum diminta berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar aset tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan di SMPN 6 Sidrap.

Bupati berharap seluruh pihak bergerak cepat sebelum tahun ajaran baru dimulai.

Dengan lingkungan belajar yang lebih nyaman serta dukungan fasilitas asrama, SMPN 6 Sidrap diproyeksikan menjadi salah satu wajah baru pendidikan di Kabupaten Sidrap.

Dari gedung yang pernah menjadi tempat sementara, kini SMPN 6 Sidrap dipersiapkan menjadi sekolah masa depan: tempat lahirnya siswa Sidrap yang cerdas, disiplin, dan berkarakter. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini