Bukan ini dan itu. Bupati Sidrap di Sulsel ini hanya ingin suatu perubahan

Oleh: Edy Basri

Piala bisa dipajang di lemari. Piagam bisa dibingkai di dinding kantor. Iya kan?

Tetapi, apakah penghargaan bisa membuat harga kebutuhan lebih terjangkau?

Apakah bisa membuat anak-anak lebih mudah bersekolah, petani lebih sejahtera, dan warga lebih gampang mendapatkan layanan kesehatan?

Pertanyaan-pertanyaan semacam itulah yang mengemuka ketika Syaharuddin Alrif atau Syahar, berbicara dalam podcast A-Talk yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Selasa, 3 November 2026.

Duduk di hadapan presenter Afrin Dwimeyriana, Syahar tidak hanya membicarakan penghargaan yang baru diraih Sidrap.

Ia justru menjelaskan bagaimana pemerintah daerah seharusnya memaknai sebuah keberhasilan.

Sidrap sebelumnya meraih Anugerah Cita Negeri 2026 kategori Cita Daerah Sejahtera dan Sehat dari salah satu televisi nasional. Sebuah pengakuan yang tentu membanggakan.

Namun, bagi Syahar, penghargaan bukan garis finis.

Ia justru menempatkannya sebagai pengingat bahwa pekerjaan pemerintah masih panjang. Sebab, ukuran keberhasilan tidak cukup dilihat dari berapa banyak penghargaan yang berhasil dibawa pulang.

Ukuran sesungguhnya ada di tengah masyarakat.

“Definisi keberhasilan mendapatkan penghargaan tentu bagaimana kita sebagai pemerintah mampu mengubah kondisi ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Syahar

Kalimat itu menjadi benang merah perbincangan yang berlangsung lebih dari satu jam.

Baginya, pemerintah tidak boleh hanya sibuk menyusun program, membuat laporan, lalu merasa berhasil karena angka-angka terlihat bagus. Masyarakat harus benar-benar merasakan hasilnya.

Jalan yang lebih baik harus memudahkan aktivitas warga. Pendidikan harus membuka kesempatan bagi anak-anak untuk maju. Layanan kesehatan harus bisa dijangkau. Ekonomi masyarakat harus tumbuh.

“Keberadaan pemerintah harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan. Itu merupakan standar minimal yang harus kita penuhi,” katanya.