Soppeng, Katasulsel.com – Festival Teater Mahasiswa Indonesia (FTMI) XIX yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Wajo akhirnya dipindahkan ke Kabupaten Soppeng. Festival tahunan ini bakal digelar pada 17–22 Januari 2026 di Gedung Lapatau, Soppeng, dengan diikuti 11 pementas dan 7 delegasi dari pekerja seni kampus Sulawesi Selatan dan Barat.
Ketua Serikat Seni Kreatif (SINKRETIS) Universitas Islam As’adiyah Sengkang (UNISAD), Arifah Nurhalizah Arif, menjelaskan bahwa keputusan memindahkan lokasi FTMI XIX bukan tanpa pertimbangan. Langkah ini diambil setelah menilai kondisi kesiapan fasilitas di Wajo belum sepenuhnya memenuhi standar kelayakan pertunjukan teater.
“Kami memutuskan lokasi kegiatan harus berpindah setelah melalui berbagai pertimbangan, mulai dari kesiapan teknis, koordinasi antarbidang, hingga kondisi gedung yang belum sepenuhnya layak,” ujar Arifah, Minggu (4/1/2026).
Arifah menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga kualitas acara, kenyamanan peserta, serta kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Profesionalisme panitia menjadi salah satu nilai utama yang mendasari pemindahan lokasi agar FTMI XIX dapat berlangsung maksimal.
Di Kabupaten Wajo, sejatinya hanya terdapat dua gedung yang dianggap representatif untuk pertunjukan teater, yaitu Ruang Pola dan Islamic Center. Namun secara tak terduga, kedua gedung tersebut menjalani renovasi selama dua bulan, yakni November hingga Desember 2025, sehingga tidak memungkinkan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan festival.
“Gedung yang memadai untuk kegiatan teater di Wajo hanya Ruang Pola dan Islamic Center. Namun keduanya secara tiba-tiba menjalani renovasi,” jelas Arifah.
Perubahan lokasi tentu menimbulkan tantangan, termasuk potensi ketidaknyamanan bagi peserta maupun pihak yang telah menyesuaikan agenda. Meski demikian, panitia menegaskan langkah ini merupakan solusi terbaik demi kelangsungan festival, sekaligus menjaga kualitas pertunjukan tetap optimal.
Sebagai alternatif, FTMI XIX kini akan digelar di Gedung Lapatau, Kabupaten Soppeng. Pemerintah Kabupaten Soppeng memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival nasional tersebut.
Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, menegaskan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah dan langsung memfasilitasi panitia. “Kami mendukung penuh kegiatan ini. Silakan komunikasikan seluruh fasilitas yang dibutuhkan agar acara berjalan lancar,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan koordinasi yang matang, FTMI XIX diharapkan mampu tetap menjadi panggung kreatif bagi mahasiswa, meskipun mengalami perubahan lokasi. Festival ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas kampus di Sulawesi, sekaligus menghadirkan pertunjukan teater berkualitas bagi masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan