JAKARTA, Katasulsel.com – Presiden Prabowo Subianto merespons keras sejumlah prediksi pengamat yang menyebut perekonomian Indonesia berpotensi “hancur”. Ia menilai pandangan tersebut terlalu sempit dan tidak mencerminkan optimisme terhadap potensi bangsa.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo setelah muncul berbagai analisis yang memproyeksikan kondisi ekonomi nasional akan memburuk di tengah tekanan global dan dinamika harga energi dunia.
Menurut Prabowo, pesimisme seperti itu justru tidak membantu upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.
Ia bahkan menyebut pihak yang menyebarkan pandangan tersebut sebagai kelompok yang berpikir sempit dan kurang memiliki semangat kebangsaan.
Kekhawatiran Ekonomi Muncul dari Lonjakan Harga Energi
Isu mengenai kemungkinan melemahnya ekonomi Indonesia muncul seiring meningkatnya ketidakpastian global.
Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu tekanan terhadap anggaran negara serta meningkatkan biaya energi domestik.
Beberapa pengamat menilai jika harga minyak melonjak tajam, dampaknya bisa merembet pada inflasi dan stabilitas fiskal Indonesia.
Namun pemerintah menilai kondisi tersebut masih dapat dikelola.
Pemerintah Pastikan Ekonomi Tetap Terkendali
Dalam berbagai kesempatan, Prabowo menegaskan pemerintah terus bekerja menjaga ketahanan ekonomi nasional.
Ia menilai banyak indikator ekonomi Indonesia masih menunjukkan kondisi yang stabil, mulai dari investasi hingga aktivitas pembangunan.

Tinggalkan Balasan