Jakarta, Katasulsel.com — Ada satu nama yang mulai sering disebut di paddock Moto3 musim ini.
Dia adalah Veda Ega Pratama.
Pembalap muda Indonesia itu datang ke seri kedua Moto3 musim 2026 dengan modal yang tidak main-main.
Finis posisi kelima pada debutnya di seri pembuka di Chang International Circuit membuat namanya langsung dilirik banyak pengamat.
Sekarang panggung berikutnya menunggu.
Seri kedua Moto3 World Championship akan berlangsung pada 20–22 Maret 2026 di Autódromo Internacional Ayrton Senna.
Lintasan di kota Goiânia itu bukan trek yang familiar bagi sebagian besar pembalap Moto3.
Artinya, peluang terbuka.
Tidak banyak yang benar-benar memiliki keunggulan pengalaman.
Bagi Veda, situasi ini justru bisa menjadi momentum.
Pembalap binaan Astra Honda Motor yang membela Honda Team Asia itu disebut datang dengan rasa percaya diri tinggi setelah tampil solid di seri pembuka.
Debut di Thailand memberinya banyak pelajaran.
Mulai dari ritme balapan, strategi ban, hingga cara bertarung di kelompok depan.
Kini targetnya tidak lagi sekadar
Ia membidik hasil yang lebih besar.
Podium.
Tantangannya tentu tidak ringan.
Sirkuit Brasil dikenal memiliki kombinasi tikungan cepat dan lintasan lurus panjang yang menuntut keseimbangan antara akselerasi dan kontrol motor.
Kesalahan kecil saja bisa langsung membuat pembalap tercecer dari rombongan depan.
Namun bagi para penggemar balap motor di Indonesia, seri Brasil menjadi salah satu yang paling dinantikan musim ini.
Sebab untuk pertama kalinya dalam beberapa waktu terakhir, publik Tanah Air kembali memiliki pembalap yang mampu bersaing di papan depan Moto3.
Jika performa di Thailand bisa diulang, bahkan ditingkatkan, bukan tidak mungkin bendera Merah Putih kembali berkibar di podium Moto3.
Balapan Moto3 Brasil akan berlangsung Minggu malam, 22 Maret 2026 waktu Indonesia, dan dapat disaksikan melalui Trans7, SPOTV, serta layanan streaming Vidio.
Semua mata kini tertuju pada satu pertanyaan.
Seberapa jauh Veda Ega Pratama bisa melangkah di Brasil? (*)



Tinggalkan Balasan