Jakarta, katasulsel.com — Nama “Siti Mawarni” mendadak viral di media sosial. Banyak yang penasaran, bahkan mengira sosok ini benar-benar ada dan terkait jaringan narkoba. Tapi faktanya, tidak seperti itu.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, termasuk laporan media, “Siti Mawarni” ternyata bukan sosok nyata, melainkan hanya tokoh fiktif dalam sebuah lagu yang sedang viral.

Lagu tersebut diciptakan oleh seorang warga Sumatera Utara bernama Amin Wahyudi Harahap. Ia menggunakan nama “Siti Mawarni” sebagai bagian dari cerita dalam lagu yang berisi kritik keras terhadap maraknya peredaran narkoba.

Bukan lagu biasa, karya ini justru penuh sindiran tajam. Liriknya bahkan secara terang-terangan menyinggung soal bandar narkoba yang diduga “punya bekingan” hingga sulit disentuh hukum.

Karena liriknya yang berani dan “menyengat”, lagu ini cepat viral dan ramai diperbincangkan. Banyak warganet menganggapnya sebagai suara keresahan masyarakat terhadap kondisi narkoba yang makin mengkhawatirkan.

Namun di sisi lain, muncul juga polemik. Ada yang menilai penggunaan nama “Siti Mawarni” berpotensi disalahartikan, apalagi jika dikaitkan dengan nama-nama yang memiliki makna religius atau tokoh tertentu.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana sebuah lagu bisa jadi alat kritik sosial. Bukan sekadar hiburan, tapi juga bentuk “teriakan” masyarakat terhadap masalah serius.

Intinya jelas:
“Siti Mawarni” bukan bandar narkoba, bukan tokoh nyata—melainkan simbol dalam lagu yang menggambarkan keresahan publik soal peredaran narkoba dan dugaan adanya perlindungan terhadap pelakunya.(*)

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita