Medan, Katasulsel.com — Ada yang berbeda di Stasiun Medan menjelang arus mudik Lebaran tahun ini. Tepat enam hari sebelum Idulfitri, PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi membuka akses pintu masuk baru dari arah Lapangan Merdeka Medan, Minggu (15/3/2026).
Pintu masuk yang berada di bagian bawah stasiun tersebut sebelumnya jarang digunakan sebagai jalur utama penumpang. Namun kini, akses itu diaktifkan sebagai solusi untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di depan stasiun setiap musim mudik.
Selama ini, kendaraan yang mengantar penumpang kerap menumpuk di area overpass depan stasiun. Antrean mobil bahkan sering memanjang hingga memicu kemacetan di kawasan pusat Kota Medan.
Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pembukaan jalur baru tersebut diharapkan dapat memudahkan akses penumpang sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.
“Selain memudahkan penumpang, langkah ini juga membantu mengurai kemacetan kendaraan di depan stasiun,” ujarnya.
Akses pintu bawah tersebut berada berdampingan dengan jalur keluar stasiun. Penumpang yang masuk melalui jalur ini dapat langsung menuju lantai dua menggunakan eskalator.
Di lantai dua tersedia berbagai layanan penting, mulai dari loket pembelian tiket, layanan customer service, hingga mesin cetak tiket mandiri.
KAI juga menyiapkan ruang tunggu baru bernama Zona 3 yang berada di depan Pojok UMKM. Area ini dibuat lebih luas, bersih, dan nyaman bagi penumpang yang menunggu keberangkatan kereta.
Fasilitas penunjang seperti toilet dan musala juga tersedia di area tersebut.
Sesuai prosedur yang berlaku, penumpang baru diperbolehkan melakukan boarding sekitar 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta. Setelah itu, penumpang akan diarahkan turun ke
Meski pintu baru telah dibuka, akses pintu atas tetap difungsikan. Hal ini dilakukan untuk memecah arus masuk penumpang agar tidak menumpuk di satu titik.
Pembukaan jalur baru ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah penumpang kereta api di Sumatera Utara menjelang arus mudik Lebaran.
Berdasarkan data per Minggu (15/3/2026), KAI telah melayani sebanyak 8.028 penumpang. Jumlah ini meningkat sekitar 23 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran tahun lalu yang tercatat sebanyak 6.552 penumpang.
Lonjakan penumpang juga mendorong KAI menambah rangkaian kereta, salah satunya pada KA Sribilah Fakultatif.
Pada periode 14 hingga 20 Maret 2026, kereta tersebut mendapat tambahan satu gerbong kelas ekonomi. Dengan penambahan itu, rangkaiannya kini terdiri dari dua kereta kelas bisnis dan empat kereta kelas ekonomi.
Namun tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api saat mudik membuat tiket tetap laris. Dari total 552 kursi yang tersedia, tercatat 588 tiket terjual atau mencapai 107 persen dari kapasitas.
Secara keseluruhan, KAI Divre I Sumatera Utara menyediakan 238.788 kursi selama masa angkutan Lebaran tahun ini.
Hingga H-6 Lebaran, sebanyak 113.591 tiket telah terjual. Dalam lima hari terakhir saja, tercatat 34.948 penumpang menggunakan layanan kereta api dari total 22 perjalanan setiap harinya.
KAI pun mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari keterlambatan keberangkatan.
Terutama bagi penumpang yang datang dari arah Lapangan Merdeka—kini mereka bisa langsung masuk stasiun melalui akses bawah yang baru dibuka tersebut.

Tinggalkan Balasan