Tipue Sultan — Sulsel Editor
Redaktur Katasulsel.com, mengawal isu publik dan pembangunan daerah
Artikel: 526 Lihat semua

SIDRAP, Katasulsel.com —
Sore itu belum sepenuhnya gelap. Tapi halaman Kodim 1420 Sidrap sudah riuh.

Anak-anak berlarian. Mata mereka berbinar. Satu per satu mendekat. Tujuannya sama: amplop.

Amplop THR dari Dandim.

Komandan Kodim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, tampak berdiri di tengah kerumunan. Sesekali ia tersenyum, menyapa, lalu menyerahkan amplop kecil ke tangan-tangan mungil yang sudah menunggu sejak tadi.

Tidak ada yang saling berebut berlebihan. Tapi jelas: mereka antusias.

Momen itu datang setelah buka puasa bersama. Awalnya suasana tenang. Khusyuk. Lalu berubah hangat—bahkan sedikit riuh—saat pembagian dimulai.

Bukan hanya anak-anak.

Ibu-ibu yang hadir juga ikut merasakan berkah Ramadan sore itu. Begitu pula personel Kodim 1420. Semua larut dalam satu suasana: kebersamaan.

“Ramadan ini waktu terbaik untuk berbagi,” kata Zulhakim, singkat.

Ia tidak banyak bicara. Tapi gesturnya cukup menjelaskan.

Dari satu amplop ke amplop berikutnya, ia seperti ingin memastikan: tidak ada yang pulang tanpa senyum.

Di sudut lain, beberapa anak langsung membuka amplop mereka. Ada yang tersenyum lebar. Ada yang saling menunjukkan isi. Ada pula yang diam, memegang erat, seolah itu sesuatu yang sangat berharga.

Memang sederhana.

Tapi di bulan Ramadan, hal kecil seperti itu bisa terasa besar.

Zulhakim menyebut kegiatan ini bukan sekadar rutinitas. Ia ingin kebersamaan seperti ini terus terjaga—antara TNI dan masyarakat.

Karena, menurutnya, kedekatan seperti itulah yang membangun rasa saling percaya.

Menjelang magrib berganti malam, kegiatan ditutup dengan doa bersama. Suasana kembali hening.

Namun hangatnya masih tertinggal.

Di tangan anak-anak itu—dalam bentuk amplop kecil yang sore tadi mereka “serbu”. (*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.