Dilansir dari Beritasulsel.com, Kanit Resmob Polres Pinrang, Ahmad Haris, menegaskan bahwa pihaknya hanya meminjamkan tempat.
“Mereka memang bawa orang dari Sidrap dan pakai posko kami untuk pemeriksaan. Tapi soal pemerasan, saya tidak tahu,” ujarnya.
Sementara, Kapolres Pinrang, Edy Sabhara Mangga Barani, memilih tidak berkomentar banyak dan mengarahkan agar konfirmasi dilakukan ke pihak terkait.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari Polda Sulteng terkait tudingan serius tersebut.
Halaman
