Sri Nanda Chaerani KH
chaeranikh393@gmail.com

SIDRAP β€” Persoalan kesehatan gigi ternyata masih menjadi tantangan yang tidak bisa dianggap sepele di kalangan anak usia sekolah. Banyak siswa mengetahui pentingnya menyikat gigi, namun belum memahami teknik yang benar maupun waktu yang tepat melakukannya.

Kondisi itu mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menghadirkan program SENYUM CERIA (Sehatkan Gigi dan Mulut melalui Edukasi serta Demonstrasi Teknik Menyikat Gigi yang Baik dan Benar) di tiga sekolah dasar di Kabupaten Sidrap.

Program tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026, dengan menyasar siswa di SD Negeri 16 Pangkajene, SD Negeri 2 Pangkajene, dan MI Muhammadiyah Pangkajene, Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Langkah ini bukan tanpa alasan. Di tengah maraknya konsumsi makanan dan minuman manis pada anak-anak, risiko gigi berlubang semakin meningkat. Jika tidak ditangani sejak dini, masalah kesehatan gigi dapat berdampak pada kemampuan makan, kualitas tidur, hingga konsentrasi belajar siswa di sekolah.

Melalui program SENYUM CERIA, mahasiswa Unhas mencoba membangun kesadaran baru bahwa kesehatan gigi bukan sekadar urusan penampilan, melainkan bagian penting dari kualitas hidup anak.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal siswa mengenai kesehatan gigi dan mulut. Hasil awal menunjukkan masih banyak siswa yang belum mengetahui penyebab utama gigi berlubang maupun kebiasaan yang dapat merusak kesehatan gigi.

Mahasiswa kemudian memberikan edukasi dengan metode yang lebih dekat dengan dunia anak-anak. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menjaga kesehatan gigi, penyebab kerusakan gigi, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, hingga jenis makanan yang baik dan kurang baik untuk kesehatan mulut.

Yang menarik, penyampaian materi tidak dilakukan secara monoton. Mahasiswa menghadirkan permainan edukatif berupa tebak gambar makanan sehat dan makanan yang berisiko merusak gigi.

Suasana kelas pun berubah menjadi lebih hidup. Siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi sambil berlomba memberikan jawaban yang benar.

Pendekatan belajar sambil bermain tersebut dinilai efektif karena membuat pesan kesehatan lebih mudah dipahami dan diingat oleh peserta.

Tidak berhenti pada teori, mahasiswa juga memperagakan teknik menyikat gigi yang benar menggunakan model gigi atau phantom. Setelah itu, para siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung cara menyikat gigi dengan pendampingan mahasiswa.

Praktik langsung menjadi bagian penting dalam program ini. Sebab, banyak anak yang selama ini mengaku rutin menyikat gigi, tetapi belum melakukannya dengan teknik yang tepat.

Menurut Sri Nanda Chaerani Kh, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, pembentukan kebiasaan sehat harus dimulai sejak usia sekolah dasar.

“Melalui program SENYUM CERIA, kami ingin mengajak siswa belajar dengan cara yang menyenangkan sehingga mereka tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga mampu menerapkan teknik menyikat gigi yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, mahasiswa kembali melakukan post-test untuk mengevaluasi pemahaman siswa setelah mengikuti seluruh rangkaian program.

Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai kesehatan gigi dan mulut, termasuk pentingnya menjaga kebersihan gigi secara rutin.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak-anak di Sidrap.

Lebih dari sekadar penyuluhan, SENYUM CERIA membawa pesan bahwa kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi dengan benar dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

Jika terus dibiasakan sejak dini, bukan tidak mungkin generasi muda Sidrap akan tumbuh dengan kualitas kesehatan yang lebih baik, lebih percaya diri, dan lebih siap menghadapi masa depan.

Tentang Penulis:
Sri Nanda Chaerani KH adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin.
KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, Kabupaten Sidrap.

Topik Terkait: Sidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini