SIDRAP – Pemandangan anak-anak yang sibuk menatap layar ponsel kini bukan lagi hal asing. Di rumah, di teras, bahkan saat berkumpul bersama teman, gadget sering kali menjadi pusat perhatian.
Bagi banyak orang tua, kondisi ini dianggap biasa karena teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan modern. Namun di balik kebiasaan tersebut, para ahli menilai ada tantangan besar yang perlu diantisipasi sejak dini, terutama bagi anak usia sekolah dasar.
Kondisi itulah yang mendorong Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menghadirkan program SMART (Screen Management for Active, Responsible, and Thriving Kids) di UPT SD Negeri 4 Pangkajene Sidrap dan UPT SD Negeri 15 Pangkajene Sidrap.
Program yang diprakarsai oleh Findra Anugrah Putri Firdaus, mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, menyasar 94 siswa kelas V dan VI sebagai upaya membangun budaya penggunaan gadget yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Menurut Findra, perkembangan teknologi tidak bisa dihindari. Anak-anak tumbuh di era digital yang membuat akses informasi menjadi sangat mudah. Namun tanpa pendampingan yang tepat, penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak pada pola belajar, kesehatan fisik, hingga kemampuan bersosialisasi.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan melarang anak menggunakan gadget, tetapi mengajarkan bagaimana mereka dapat memanfaatkannya secara bijak dan seimbang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak memahami berbagai manfaat gadget untuk pendidikan dan pengembangan diri. Namun mereka juga dikenalkan pada berbagai risiko yang dapat muncul jika penggunaan layar tidak terkendali.
Mulai dari berkurangnya aktivitas fisik, gangguan tidur, kesulitan berkonsentrasi saat belajar, hingga menurunnya interaksi sosial dengan keluarga dan teman sebaya menjadi bagian dari materi yang dibahas.
Agar lebih mudah dipahami, edukasi disampaikan melalui permainan, video interaktif, diskusi kelompok, dan sesi berbagi pengalaman.
Banyak siswa mengaku menghabiskan waktu cukup lama setiap hari bermain gim, menonton video, atau menjelajahi media sosial. Pengakuan itu menjadi gambaran bahwa kehidupan digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak-anak di Sidrap.
Menariknya, saat sesi diskusi berlangsung, sejumlah siswa mulai menyadari bahwa mereka sering lupa waktu ketika bermain gadget. Ada yang mengaku tetap menggunakan ponsel hingga larut malam, sementara yang lain mengaku lebih memilih bermain gim dibanding berolahraga di luar rumah.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa tantangan penggunaan gadget bukan lagi persoalan kota besar semata. Di daerah seperti Sidrap, perubahan pola hidup digital juga mulai terasa di kalangan anak-anak usia sekolah.
Melalui program SMART, mahasiswa KKN Unhas mencoba menanamkan pemahaman bahwa teknologi seharusnya menjadi alat pendukung kehidupan, bukan pengendali kehidupan.
Para siswa diberikan tips sederhana untuk mengatur waktu penggunaan gadget, menjaga kesehatan mata, serta tetap meluangkan waktu untuk aktivitas fisik, belajar, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Suasana edukasi berlangsung aktif dan penuh antusiasme karena siswa tidak hanya mendengar materi, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas yang menyenangkan.
Bagi dunia pendidikan, program seperti ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya penggunaan perangkat digital pada anak-anak.
Sebab kemampuan menggunakan teknologi secara cerdas kini tidak hanya berarti mampu mengoperasikan perangkat, tetapi juga memahami batasan dan risiko yang menyertainya.
Melalui SMART, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap lahir generasi muda Sidrap yang mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan berkembang tanpa kehilangan keseimbangan dalam kehidupan sosial maupun kesehatannya.
Karena di era digital saat ini, kecerdasan tidak hanya diukur dari seberapa cepat anak menguasai teknologi, tetapi juga dari seberapa bijak mereka menggunakannya.
Penulis: Findra Anugrah Putri Firdaus
Mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
