Andi Yasmin Nurul Syahbani
ayasminnurul@gmail.com

SIDRAP — Banyak orang tua di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mungkin belum menyadari bahwa kebiasaan sederhana seperti duduk membungkuk, membawa tas sekolah di satu bahu, hingga posisi belajar yang salah dapat berdampak pada pertumbuhan anak.

Kondisi itulah yang mendorong Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 69, Andi Yasmin Nurul Syahbani, menggelar edukasi postur tubuh bagi siswa sekolah dasar di Kecamatan Baranti, Sidrap.

Program tersebut dilaksanakan di SD Negeri 8 Baranti pada 21 Juli 2026 dan berlanjut di SD Negeri 2 Baranti pada 23 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga posisi tubuh yang benar dalam aktivitas sehari-hari.

Di tengah meningkatnya penggunaan gawai dan kebiasaan belajar dalam waktu lama, masalah postur tubuh pada anak menjadi isu kesehatan yang mulai mendapat perhatian. Banyak siswa tanpa sadar duduk dengan posisi yang salah, berjalan membungkuk, atau membawa beban berlebihan yang berpotensi memengaruhi sistem gerak mereka saat masa pertumbuhan.

Melalui edukasi tersebut, siswa dikenalkan pada berbagai kebiasaan yang dapat memicu gangguan postural sejak usia dini. Materi disampaikan secara interaktif dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami anak-anak.

Tak hanya mendengarkan penjelasan, para siswa juga diajak mempraktikkan langsung cara duduk yang benar di bangku sekolah, posisi berdiri yang ideal, teknik berjalan yang baik, hingga cara membawa tas sekolah agar tidak membebani salah satu sisi tubuh.

Suasana kelas pun berlangsung hidup. Siswa tampak aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, hingga berlomba menunjukkan posisi tubuh yang benar saat diberikan simulasi oleh mahasiswa KKN.

Menurut Andi Yasmin Nurul Syahbani, kebiasaan menjaga postur tubuh perlu dibangun sejak usia sekolah dasar karena fase tersebut merupakan masa penting dalam pertumbuhan tulang dan otot anak.

“Anak-anak perlu memahami bahwa kesehatan tubuh bukan hanya soal makan bergizi atau olahraga, tetapi juga bagaimana mereka menggunakan tubuhnya setiap hari. Postur yang baik dapat membantu mencegah berbagai gangguan pada masa pertumbuhan,” ujarnya.

Sebagai bentuk evaluasi, peserta mengikuti tes singkat setelah sesi edukasi selesai. Hasilnya menunjukkan sebagian besar siswa mampu memahami materi yang diberikan serta mengenali kebiasaan-kebiasaan yang berpotensi menyebabkan postur tubuh menjadi buruk.

Program ini menjadi salah satu kontribusi mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan di Sidrap. Melalui pendekatan edukatif yang dipadukan dengan praktik langsung, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah perhatian pemerintah terhadap kualitas sumber daya manusia di Sidrap, pembentukan kebiasaan sehat sejak usia sekolah dinilai menjadi investasi penting. Sebab, tubuh yang tumbuh dengan postur yang baik bukan hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga meningkatkan kenyamanan belajar dan aktivitas anak di masa depan.

Bagi siswa di Baranti, pelajaran hari itu mungkin terlihat sederhana. Namun dari cara duduk, berdiri, hingga membawa tas sekolah, tersimpan pesan penting: masa depan yang sehat sering kali dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. (*)

Topik Terkait: Sidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini