SIDRAP — Kucing, ayam, burung, hingga anjing merupakan hewan yang akrab dengan kehidupan anak-anak di pedesaan. Hampir setiap hari mereka bermain, memberi makan, bahkan memeluk hewan peliharaan tanpa menyadari bahwa interaksi tersebut juga memiliki risiko kesehatan apabila tidak dilakukan dengan benar.
Berangkat dari kondisi itu, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin menghadirkan program SIPAKATAU (Sayangi Hewan, Peduli Kesehatan Bersama) melalui kegiatan edukasi bertajuk “Yuk, Berteman Sehat dengan Hewan!” di Desa Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Program tersebut dilaksanakan di tiga sekolah dasar, yakni SD Negeri 4 Tanrutedong, SD Negeri 11 Tanrutedong, dan SD Negeri 14 Tanrutedong. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas I, III, dan V yang selama ini menjadi kelompok usia paling dekat dengan aktivitas bermain bersama hewan.
Menariknya, edukasi kesehatan yang biasanya identik dengan suasana formal dikemas dengan pendekatan yang lebih menyenangkan. Mahasiswa KKN memadukan permainan edukatif, tebak gambar hewan, simulasi cuci tangan, kuis berhadiah, hingga sesi tanya jawab interaktif yang membuat siswa antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia atau zoonosis, edukasi seperti ini dinilai penting diberikan sejak usia dini.
Banyak anak belum memahami bahwa kebiasaan sederhana seperti tidak mencuci tangan setelah memegang hewan, bermain di area kandang yang kotor, atau berinteraksi dengan hewan yang sedang sakit dapat meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit.
Melalui program SIPAKATAU, para siswa diajak mengenali cara berinteraksi dengan hewan secara aman dan bertanggung jawab. Mereka juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan diri setelah bermain dengan hewan, termasuk membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan atau menyentuh wajah.
Selain itu, siswa diperkenalkan mengenai berbagai penyakit yang dapat berpindah dari hewan ke manusia serta langkah-langkah sederhana untuk mencegahnya.
Suasana belajar menjadi semakin hidup saat para siswa mengikuti sesi tebak gambar hewan dan menjawab berbagai pertanyaan yang disiapkan mahasiswa KKN. Tawa dan sorak sorai terdengar saat peserta berlomba memberikan jawaban yang benar demi mendapatkan hadiah yang telah disediakan.
Tak hanya mendengarkan materi, siswa juga diajak mempraktikkan langsung cara mencuci tangan yang benar sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penularan penyakit.
Pendekatan edukasi yang menyenangkan tersebut membuat pesan kesehatan lebih mudah diterima oleh anak-anak.
Program SIPAKATAU tidak hanya berfokus pada kesehatan manusia, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap kesejahteraan hewan. Anak-anak diajak memahami bahwa menyayangi hewan bukan hanya memberi makan atau bermain bersama mereka, melainkan juga menjaga kebersihan dan kesehatannya.
Dengan cara itu, hubungan antara manusia dan hewan dapat berlangsung lebih aman dan sehat.
Mahasiswa KKN berharap edukasi yang diberikan mampu membentuk kebiasaan positif yang terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan masyarakat sekitar.
Lebih jauh lagi, para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pengetahuan tentang pentingnya hidup bersih, sehat, dan peduli terhadap hewan kepada keluarga maupun teman-temannya.
Di Kabupaten Sidrap, yang sebagian besar masyarakatnya hidup berdampingan dengan hewan ternak maupun hewan peliharaan, kesadaran seperti ini menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi semua.
Melalui SIPAKATAU, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa edukasi kesehatan tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Terkadang, perubahan besar justru dimulai dari pelajaran sederhana tentang cara berteman sehat dengan hewan.
Penulis: Andi Nabilah Azzahrah Gunawan
Mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin – KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Desa Salobukkang, Sidrap
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
