SIDRAP — Kebiasaan batuk tanpa menutup mulut, bersin sembarangan, hingga langsung makan tanpa mencuci tangan ternyata masih sering ditemukan di kalangan siswa sekolah dasar di Kabupaten Sidrap.

Kebiasaan yang terlihat sederhana itu sebenarnya memiliki dampak besar terhadap penyebaran penyakit menular, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan berbagai penyakit yang ditularkan melalui tangan yang terkontaminasi kuman.

Fakta tersebut menjadi perhatian Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69 yang melaksanakan program edukasi “Bersih Tangan, Sehat Badan” di SD Negeri 5 Watang Sidenreng, Desa Aka Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Program yang menyasar siswa kelas V itu dirancang untuk memperkuat pemahaman anak-anak mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak usia dini.

Di era ketika penyakit menular masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, sekolah dinilai sebagai tempat yang sangat strategis untuk membentuk kebiasaan hidup sehat.

Mahasiswa KKN menemukan bahwa sebagian besar siswa sebenarnya sudah mengetahui pentingnya mencuci tangan. Namun, masih banyak yang belum memahami waktu yang tepat untuk melakukannya maupun teknik mencuci tangan yang benar.

Karena itu, kegiatan tidak hanya berisi penyuluhan, tetapi juga praktik langsung agar siswa dapat memahami dan menerapkan materi yang diberikan.

Sebelum penyampaian materi, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mereka mengenai ISPA, etika batuk, dan cuci tangan pakai sabun.

Selanjutnya, siswa diberikan edukasi mengenai common cold atau pilek, cara penularannya, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan sekolah.

Yang menarik, para siswa diajak memahami bahwa batuk dan bersin bukan hanya respons alami tubuh, tetapi juga dapat menjadi sarana penyebaran virus dan bakteri apabila dilakukan tanpa etika yang benar.

Mahasiswa kemudian memperagakan cara menutup mulut dan hidung menggunakan siku bagian dalam saat batuk atau bersin, sebuah kebiasaan sederhana yang terbukti efektif membantu memutus rantai penularan penyakit.

Selain itu, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), khususnya sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, maupun setelah batuk dan bersin.

Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik enam langkah mencuci tangan sesuai standar World Health Organization (WHO).

Suasana belajar menjadi lebih hidup ketika para siswa diminta mempraktikkan langsung setiap langkah yang telah diajarkan. Dengan pendampingan fasilitator, mereka mencoba menerapkan teknik etika batuk dan cuci tangan secara benar.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak siswa aktif bertanya, menjawab pertanyaan, hingga secara sukarela memperagakan kembali teknik yang telah dipelajari di depan teman-temannya.

Bagi mahasiswa KKN, tantangan terbesar dalam dunia kesehatan bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan membentuk kebiasaan yang dapat dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, edukasi sejak usia sekolah dianggap sebagai investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan diri.

Jika kebiasaan mencuci tangan dan etika batuk yang benar dapat tertanam sejak dini, maka risiko penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah maupun keluarga dapat ditekan secara signifikan.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap siswa SD Negeri 5 Watang Sidenreng dapat menjadi pelopor kecil budaya hidup sehat di lingkungan masing-masing.

Sebab, menjaga kesehatan tidak selalu dimulai dari tindakan besar. Terkadang, perubahan paling penting justru lahir dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.


Penulis: Devina Dwi Septiani Pisi
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69, Desa Aka Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Topik Terkait: Sidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini