Dan kini, ketika salah satunya naik ke level Polda Sulsel, yang lain kembali hadir mengisi ruang yang ditinggalkan.

Tidak banyak kisah mutasi yang memiliki pola seperti ini.

Karena biasanya pergantian pejabat berlangsung antara orang-orang yang tidak memiliki keterkaitan sejarah yang panjang.

Fantry dan Indra berbeda.

Mereka seperti dua jalur rel yang sesekali berjauhan, tetapi selalu bertemu di stasiun yang sama: Sidrap.

Karena itu, pergantian Kapolres Sidrap kali ini bukan sekadar cerita tentang seorang pejabat yang pergi dan pejabat baru yang datang.

Ini adalah cerita tentang dua perwira yang kariernya berkali-kali dipertemukan oleh tempat, waktu, dan jabatan yang nyaris serupa.

Dan sekali lagi, titik pertemuan itu bernama Sidrap. (*)