Sidrap, Katasulsel.com — Selama ini banyak orang mengira pusat aktivitas di Maritengngae (Pangkajene) adalah yang paling “besar” di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Namun fakta geografisnya justru berbeda jauh.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidrap, ada satu kecamatan yang benar-benar mendominasi peta wilayah: Pitu Riase.
Kecamatan ini tercatat sebagai yang terluas di Sidrap dengan luas sekitar 851,34 km², atau hampir 45 persen dari total luas kabupaten. Artinya, hampir separuh Sidrap berada di satu wilayah ini saja.
Di posisi berikutnya, ada Pitu Riawa dengan luas sekitar 210,43 km², disusul Panca Lautang yang memiliki luas sekitar 153,93 km².
Sementara itu, Watang Pulu juga masuk daftar wilayah besar dengan luas sekitar 151,31 km².
Di sisi lain, dua kecamatan yang justru paling “mungil” di Sidrap adalah Kulo dan Panca Rijang yang masing-masing hanya sekitar 34 km².
Secara keseluruhan, Sidrap memiliki 11 kecamatan, dengan pusat pemerintahan berada di Maritengngae (Pangkajene).
Fakta ini cukup mengejutkan: pusat kota memang menjadi pusat ekonomi dan pemerintahan, tetapi “penguasa” wilayah sesungguhnya justru berada di daerah lain yang jauh lebih luas, sepi, dan didominasi kawasan perbukitan serta pertanian.
Dengan kata lain, Sidrap bukan hanya soal kota Pangkajene yang sibuk, tetapi juga tentang wilayah raksasa di belakangnya yang selama ini jarang disorot publik. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
