Sidrap, Katasulsel.com β€” Ada pemandangan yang berbeda di Kabupaten Sidrap sejak Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 dimulai. Di sejumlah persimpangan, lokasi pertandingan, penginapan hingga pusat keramaian, personel kepolisian terlihat lebih banyak dari biasanya.

Bukan tanpa alasan.

Masuknya puluhan ribu guru, official, panitia, dan tamu dari berbagai daerah membuat Sidrap mendadak menjadi salah satu titik dengan mobilitas manusia terbesar di Sulawesi Selatan pekan ini.

Situasi tersebut membuat Kapolres Sidrap, Fantry Taherong, mengambil langkah khusus dengan menyiagakan ratusan personel untuk mengawal jalannya Porsenijar hingga berakhir.

Pengamanan dilakukan tidak hanya di arena pertandingan. Polisi juga ditempatkan di penginapan peserta, ruas jalan utama, simpang padat kendaraan, hingga sejumlah titik yang diprediksi menjadi pusat aktivitas peserta.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ribuan tamu yang datang ke Bumi Nene Mallomo dapat beraktivitas dengan aman tanpa gangguan keamanan maupun kemacetan yang berlebihan.

“Kami kerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum, sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan gangguan selama acara berlangsung,” ujar AKBP Fantry Taherong.

Bagi Sidrap, Porsenijar bukan sekadar ajang olahraga dan seni. Event ini menjelma menjadi pertemuan terbesar para guru se-Sulawesi Selatan yang membawa dampak besar terhadap aktivitas daerah.

Hotel dan penginapan penuh, rumah makan ramai, warung kopi dipadati pengunjung, sementara arus kendaraan di sejumlah titik mengalami peningkatan dibanding hari biasa.

Kondisi itulah yang membuat aparat keamanan memilih tidak mengambil risiko.

Polres Sidrap bersama TNI, pemerintah daerah, dan panitia penyelenggara membangun sistem pengamanan terpadu agar seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dari pagi hingga malam hari.

Kapolres juga meminta seluruh personel mengedepankan pelayanan yang ramah kepada masyarakat maupun tamu dari luar daerah.

Di tengah ramainya Sidrap saat ini, kehadiran polisi di berbagai lokasi menjadi bagian dari upaya memastikan para peserta hanya fokus pada pertandingan, prestasi, dan kebersamaan, tanpa harus khawatir soal keamanan.

Sebab selama beberapa hari ke depan, Sidrap bukan hanya menjadi tuan rumah. Kabupaten ini sedang menjadi “ibu kota guru” Sulawesi Selatan, dan Polres Sidrap memastikan semuanya tetap aman terkendali. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini