Parepare, Katasulsel.com β Kota Parepare terlalu sering diperlakukan sebagai kota singgah. Orang datang, mampir sebentar, lalu lanjut ke daerah lain. Padahal, cara melihat Parepare seperti itu terlalu sempit. Di kota pesisir yang menghadap Selat Makassar ini, wisata tidak berhenti pada laut dan pelabuhan. Parepare punya kebun raya di tengah kota, deretan pantai yang mudah dijangkau, kawasan tepi laut yang hidup sampai malam, wisata sungai, goa, dan jejak B.J. Habibie yang memberi identitas kuat pada kota ini.
Karena itu, membicarakan tempat wisata di Parepare seharusnya tidak berhenti pada satu dua nama populer. Parepare memang bukan kota besar dengan bentang alam seluas kabupaten-kabupaten tetangganya. Justru di situlah daya tariknya. Wisatanya padat, dekat satu sama lain, dan bisa dijelajahi dalam ritme kota yang santai. Bagi yang sedang mencari referensi liburan ke Parepare, berikut 17 tempat wisata di Parepare yang layak masuk agenda perjalanan.
1. Kebun Raya Jompie
Kalau ada satu destinasi yang paling pantas ditempatkan di barisan depan wisata Parepare, Kebun Raya Jompie adalah jawabannya. Lokasinya berada di Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare dan dikenal sebagai salah satu ikon wisata hijau kota ini.
Jompie bukan sekadar taman biasa. Kawasan ini berkembang sebagai kebun raya dan ruang rekreasi yang menawarkan suasana rindang di tengah kota pesisir. Di sinilah Parepare menunjukkan sisi lain dirinya: tidak hanya panas, laut, dan lalu lintas antarkota, tetapi juga ruang hijau yang bisa dinikmati pelan-pelan.
2. Pantai Mattirotasi
Kalau Jompie mewakili sisi hijau Parepare, maka Pantai Mattirotasi adalah wajah pesisir kota ini yang paling mudah dikenali. Pantai ini berada di sepanjang Jalan Mattirotasi, Kota Parepare dan sudah lama menjadi salah satu titik paling ramai di kota.
Daya tarik Mattirotasi bukan hanya pemandangan lautnya, tetapi juga posisinya sebagai ruang publik. Pagi hari dipakai warga untuk berolahraga, sore hingga malam berubah menjadi tempat nongkrong, jalan santai, dan menikmati suasana tepi laut. Bagi wisatawan, Mattirotasi adalah tempat paling cepat untuk βmembacaβ ritme Parepare.
3. Pantai Pasir Putih Tonrangeng atau Paputo
Salah satu nama yang hampir selalu muncul ketika orang membicarakan wisata Parepare adalah Pantai Pasir Putih Tonrangeng, yang juga dikenal sebagai Paputo. Lokasinya berada di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Paputo termasuk destinasi yang paling punya nilai jual visual. Hamparan pasir putih, panorama laut yang terbuka, dan suasana yang lebih lepas membuat pantai ini sering jadi pilihan utama warga maupun pengunjung. Kalau ingin melihat sisi pantai Parepare yang paling populer, Paputo adalah salah satu jawabannya.
4. Pantai Lumpue
Masih di jalur pesisir Bacukiki Barat, ada Pantai Lumpue yang juga masuk dalam kawasan wisata unggulan Parepare. Pantai ini berada di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.
Pantai Lumpue penting dimasukkan karena mempertegas bahwa Parepare tidak hidup dari satu titik pantai saja. Ada beberapa wajah laut di kota ini, dan Lumpue adalah salah satu yang paling sering disebut dalam daftar wisata resmi maupun dokumen pengembangan pariwisata Parepare.
5. Tonrangeng Riverside
Kalau ada satu spot yang mewakili wajah Parepare yang lebih modern, santai, dan fotogenik, Tonrangeng Riverside layak disebut di barisan depan. Kawasan ini berada di Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare dan berkembang sebagai salah satu ikon baru wisata kota.
Tonrangeng Riverside bukan sekadar tepian sungai. Tempat ini dirancang sebagai ruang publik yang nyaman, dengan jalur pedestrian, area duduk, dan suasana yang cocok untuk menikmati senja maupun malam. Di titik ini, Parepare terasa seperti kota yang sedang merapikan wajah wisatanya dengan serius.
6. Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun
Sulit membicarakan Parepare tanpa menyebut nama B.J. Habibie. Karena itu, Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun menjadi salah satu titik wisata paling khas di kota ini. Monumen ini berada di kawasan Lapangan Andi Makkasau, Parepare.
Daya tarik monumen ini bukan hanya bentuknya, melainkan cerita yang dibawanya. Habibie adalah nama besar yang melekat kuat pada Parepare, dan monumen ini menjadi salah satu simpul paling mudah dikenali untuk membaca identitas kota. Datang ke Parepare tanpa singgah ke titik ini rasanya seperti melewatkan bagian paling ikonik dari kota tersebut.
7. Museum BJ Habibie
Masih dalam jejak Habibie, ada Museum BJ Habibie yang menjadi salah satu destinasi sejarah paling penting di Parepare. Museum ini berada di Jalan Alwi Abdul Jalil Habibie, Kota Parepare.
Museum ini memberi konteks yang lebih utuh. Parepare bukan hanya kota yang menempelkan nama Habibie di ruang publik, tetapi juga kota yang berusaha merawat ingatan tentangnya. Karena itu, museum ini bukan pelengkap, melainkan salah satu titik utama dalam wisata Parepare.
8. Salo Karajae River Tour
Selain laut, Parepare juga punya wajah sungai yang cukup menarik lewat Salo Karajae River Tour. Kawasan ini dikenal sebagai bagian dari pengembangan wisata sungai di kota.
Salo Karajae penting dimasukkan karena memberi lapisan lain pada wisata Parepare. Kota ini tidak hanya menawarkan pantai dan waterfront, tetapi juga bentang sungai yang diolah menjadi ruang rekreasi. Bagi pengunjung yang ingin melihat Parepare dari sisi yang sedikit berbeda, Salo Karajae layak diperhitungkan.
9. Pasar Senggol
Kalau ingin melihat Parepare yang lebih ramai, lebih hidup, dan lebih dekat dengan denyut ekonomi rakyat, Pasar Senggol wajib masuk daftar. Kawasan ini sudah lama dikenal sebagai salah satu titik paling populer di Parepare, bukan hanya untuk belanja, tetapi juga untuk merasakan atmosfer kota.
Pasar Senggol punya posisi khusus karena tidak banyak kota yang punya ruang seperti ini: kawasan belanja dan kuliner yang melekat dengan identitas lokal. Dalam banyak rujukan lama tentang wisata Parepare, Pasar Senggol bahkan disebut sebagai salah satu objek yang paling banyak menarik wisatawan.
10. Kawasan Hastom dan Pare Beach City
Masih di jalur waterfront, ada Kawasan Hastom dan Pare Beach City yang layak dibaca sebagai salah satu wajah wisata kota Parepare. Kawasan ini berada di sekitar pesisir kota dan sering dipromosikan bersama Pasar Senggol sebagai titik eksplorasi malam dan ruang publik tepi laut.
Hastom dan Pare Beach City menarik karena menunjukkan bagaimana Parepare mengolah kawasan pesisirnya bukan hanya sebagai tempat memandang laut, tetapi juga sebagai ruang kota. Kalau ingin menikmati Parepare pada malam hari, kawasan ini termasuk yang paling relevan untuk disinggahi.
11. Pantai Cempae
Daftar wisata Parepare tidak lengkap tanpa menyebut Pantai Cempae. Pantai ini berada di Kelurahan Cempae, Kecamatan Soreang, Kota Parepare dan menjadi salah satu titik pesisir yang cukup dikenal.
Cempae memberi alternatif lain di luar Mattirotasi, Lumpue, dan Paputo. Karakternya lebih lokal, lebih dekat dengan keseharian warga, dan justru karena itu punya daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin melihat Parepare tidak hanya dari destinasi yang paling ramai.
12. Anjungan Cempae
Masih di kawasan yang sama, Anjungan Cempae juga layak dimasukkan ke daftar. Lokasinya berada di Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare dan cukup populer sebagai spot menikmati suasana laut.
Anjungan ini penting karena memperkuat karakter Parepare sebagai kota pesisir yang hidup berdampingan dengan laut. Ia bukan destinasi βbesarβ, tetapi justru mewakili cara Parepare menghidupkan ruang-ruang tepi pantainya.
13. Goa Tompangnge
Kalau ingin keluar sejenak dari pola wisata pantai dan kota, Goa Tompangnge menjadi salah satu destinasi yang patut diperhitungkan. Goa ini berada di kawasan Bacukiki, Kota Parepare dan sering masuk daftar wisata alam kota.
Goa Tompangnge menunjukkan bahwa Parepare tidak sepenuhnya datar dan pesisir. Ada juga sisi alam yang lebih tertutup, lebih sunyi, dan memberi pengalaman berbeda dibanding wisata tepi laut. Dalam beberapa promosi wisata, goa ini bahkan disebut punya daya tarik tambahan berupa lanskap air terjun di kawasan sekitarnya.
14. Desa Wisata Ladoma
Untuk wisata yang lebih berbasis kawasan dan pengalaman lokal, Desa Wisata Ladoma layak dimasukkan ke daftar utama. Destinasi ini berada di kawasan Bacukiki, Kota Parepare dan menjadi salah satu nama yang cukup menonjol dalam promosi desa wisata Parepare.
Ladoma menarik karena memberi wajah lain Parepare di luar kawasan waterfront dan pusat kota. Jika pantai dan monumen adalah wajah yang paling mudah dikenali, maka desa wisata seperti Ladoma memberi lapisan yang lebih tenang dan lebih dekat dengan lanskap pinggiran kota.
15. Desa Wisata Bacukiki
Selain Ladoma, Parepare juga punya Desa Wisata Bacukiki yang layak diperhitungkan. Kawasan ini kerap disebut dalam daftar objek wisata Parepare dan memberi bobot tambahan pada sisi budaya dan wisata kawasan.
Masuknya Bacukiki penting karena memperlihatkan bahwa Parepare tidak hanya hidup di tepi laut. Ada wilayah-wilayah pinggiran kota yang juga punya nilai wisata, baik dari sisi lanskap maupun dari sisi pengalaman lokal yang ditawarkan.
16. Monumen Piala Adipura Parepare
Sebagai penanda kota, Monumen Piala Adipura Parepare layak dimasukkan sebagai salah satu landmark yang cukup dikenal. Monumen ini bukan destinasi alam atau pantai, tetapi relevan sebagai bagian dari wajah kota yang akrab dengan warga dan mudah dikenali pengunjung.
Dalam artikel wisata, monumen seperti ini memang bukan aktor utama. Namun untuk Parepare, keberadaannya tetap penting karena membantu menunjukkan bahwa wisata kota ini tidak hanya berkutat pada pantai dan Habibie, tetapi juga pada ruang-ruang simbolik yang membentuk citra kota.
17. Waterboom Parepare
Sebagai penutup daftar, Waterboom Parepare layak masuk karena memberi variasi wisata keluarga yang lebih ringan. Tidak semua pengunjung datang ke Parepare untuk mengejar pantai, sungai, atau situs sejarah. Ada juga yang mencari tempat rekreasi praktis yang ramah untuk anak-anak dan keluarga.
Masuknya Waterboom membuat daftar wisata Parepare terasa lebih lengkap. Kota ini bukan cuma soal lanskap dan landmark, tetapi juga punya pilihan hiburan yang lebih santai untuk kunjungan keluarga.
Tempat Wisata di Parepare Bukan Cuma Pantai dan Kota Singgah
Daftar tempat wisata di Parepare menunjukkan satu hal penting: kota ini terlalu sederhana kalau hanya dibaca sebagai tempat transit. Parepare memang kuat di wisata pesisir, dengan Mattirotasi, Paputo, Lumpue, Cempae, dan kawasan waterfront sebagai wajah paling mudah dikenali. Namun kota ini juga punya kebun raya, wisata sungai, jejak Habibie, museum, goa, desa wisata, hingga kawasan belanja dan kuliner yang membuat pengalaman berkunjung terasa lebih padat.
Itulah yang membuat Parepare menarik. Kota ini tidak menawarkan bentang wisata raksasa seperti kabupaten pegunungan atau daerah dengan puluhan air terjun. Parepare justru kuat karena wisatanya rapat, mudah dijangkau, dan bisa dinikmati dalam satu tarikan napas kota pesisir. Dalam sehari, pengunjung bisa berpindah dari Jompie ke Museum Habibie, turun ke Mattirotasi, singgah ke Pasar Senggol, lalu menutup malam di kawasan tepi laut.
Jadi, kalau selama ini Parepare cuma kamu anggap kota singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah lain, mungkin ini saatnya mengubah cara pandang. Sebab di kota kecil yang menghadap laut ini, selalu ada alasan untuk berhenti lebih lama, berjalan lebih pelan, dan pulang dengan kesan yang jauh lebih ramai daripada yang semula dibayangkan.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Parepare Hari Ini .
