Palopo, Katasulsel.com β Kabupaten Bone kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah yang aktif melahirkan inovasi pelayanan publik. Terbaru, terobosan Konsultasi dan Pelayanan Industri Bone (KOPI BONE) menarik perhatian Komisi C DPRD Kota Palopo, yang datang langsung melakukan studi komparatif ke Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, Kamis (2/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Bone mulai diperhitungkan oleh daerah lain di Sulawesi Selatan, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelaku industri kecil dan menengah.
Rombongan DPRD Kota Palopo dipimpin oleh Sadam Lamudi, S.H. dan Umat, S.E., M.M., didampingi jajaran Sekretariat DPRD Kota Palopo. Mereka diterima langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bone, H. Andi Promal Pawi, S.T., M.Si., bersama Sekretaris Dinas Andi Rezky Pratama, S.STP., M.Si.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Perindustrian Bone memaparkan bagaimana KOPI BONE dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang selama ini membutuhkan layanan yang cepat, mudah, dan tidak berbelit-belit.
Program ini menghadirkan layanan konsultasi, pendampingan, serta berbagai kebutuhan administrasi industri dalam satu sistem pelayanan yang terintegrasi. Tujuannya sederhana namun penting, yakni mempercepat akses layanan sekaligus memperkuat daya saing pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).
Inisiator KOPI BONE, Musdalifah Maksud, S.Kom., M.Si., turut menjelaskan perjalanan inovasi tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi yang kini dirasakan manfaatnya oleh banyak pelaku usaha di Kabupaten Bone.
Tak hanya mendengar paparan dari pemerintah, rombongan DPRD Palopo juga mendapatkan gambaran langsung dari para pelaku usaha. Ketua Paguyuban IKM Bone, Wawan, mengungkapkan bahwa berbagai program pembinaan dan pendampingan yang dilakukan Dinas Perindustrian telah membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.
Menurutnya, kehadiran KOPI BONE membuat akses terhadap informasi, konsultasi usaha, hingga pendampingan bisnis menjadi jauh lebih mudah dibanding sebelumnya.
Apresiasi pun datang dari Komisi C DPRD Kota Palopo. Mereka menilai KOPI BONE merupakan contoh nyata inovasi pelayanan publik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung, terutama bagi pelaku usaha yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman antara Palopo dan Bone, tetapi juga memperlihatkan bagaimana inovasi daerah dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan efektif, langkah Bone menghadirkan KOPI BONE menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus besar dan rumit. Justru dengan memahami kebutuhan masyarakat, sebuah daerah dapat melahirkan program yang berdampak nyata dan akhirnya menjadi rujukan bagi daerah lain.
Kini, ketika Palopo datang belajar ke Bone, satu pesan yang tersampaikan cukup jelas: inovasi pelayanan publik yang lahir dari daerah ternyata mampu menarik perhatian hingga melampaui batas kabupaten. (*)
