Soppeng, katasulsel.com β Botol plastik bekas yang biasanya berakhir di tempat sampah kali ini justru berubah menjadi bunga hias dan gantungan kunci di tangan anak-anak Dusun Takku, Desa Baringeng, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.
Suasana itu terlihat dalam kegiatan SAHABAT (Sampah Hasilkan Barang Bermanfaat) yang digelar Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, Kamis (2/7/2026), di Posko Desa Baringeng.
Sebanyak 11 siswa sekolah dasar mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya diajak mendengar penjelasan tentang sampah plastik dan dampaknya terhadap lingkungan, tetapi juga langsung mempraktikkan cara mengolah botol bekas menjadi kerajinan sederhana yang bernilai guna.
Dalam sesi edukasi, mahasiswa PBL menjelaskan pentingnya mengurangi kebiasaan membuang dan membakar sampah sembarangan. Anak-anak diperkenalkan pada cara sederhana memanfaatkan kembali sampah plastik agar tidak langsung menjadi limbah yang mencemari lingkungan.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membuat bunga hias dan gantungan kunci dari botol plastik bekas. Mahasiswa PBL bersama seorang guru mendampingi anak-anak selama proses pembuatan, mulai dari tahap awal hingga hasil kerajinan selesai dihias.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias menuangkan kreativitas mereka, sementara mahasiswa memberi arahan mengenai teknik pembuatan yang aman dan mudah dilakukan menggunakan bahan sederhana.
Salah seorang peserta, Nur Aini, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan baru mengetahui bahwa botol plastik bekas ternyata bisa diubah menjadi barang yang menarik dan bermanfaat.
Hal senada disampaikan Putri, peserta lainnya, yang mengaku ingin mengajak teman-temannya ikut membuat kerajinan dari botol plastik. Menurutnya, kegiatan seperti ini menyenangkan karena tidak hanya mengajarkan cara membuat karya, tetapi juga memberi pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Melalui program SAHABAT, mahasiswa PBL III FKM Unhas berharap anak-anak di Desa Baringeng tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga mulai membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak usia dini. Dengan cara sederhana seperti memanfaatkan botol bekas, mereka diharapkan bisa belajar bahwa menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari hal kecil di sekitar rumah.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Soppeng Hari Ini .
