Jakarta, Katasulsel.com – Lala Widy tak hanya menerima saweran uang saat tampil bernyanyi. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, lembaran uang pecahan Rp10 ribu dan Rp5 ribu tampak disambung menjadi untaian panjang hingga melilit tubuh penyanyi dangdut tersebut.

Di tengah saweran itu, sejumlah penonton juga menyertakan pakaian dalam wanita sebagai saweran di atas panggung.

Lala tetap melanjutkan penampilannya sambil memegang mikrofon. Untaian uang yang diberikan penonton tampak membelit tubuhnya, sementara pakaian dalam yang dilempar dari arah penonton ikut berada di antara saweran.

Momen tersebut kemudian dibagikan Lala melalui akun Instagram @lala__widy. Dalam unggahannya, ia menuliskan kalimat singkat, β€œAgain and agaiiinnn …”

Video itu memperlihatkan bagaimana saweran berlangsung di tengah penampilan Lala. Uang tidak diberikan dalam bentuk lembaran satu per satu, melainkan telah disusun memanjang menyerupai untaian.

Pecahan Rp10 ribu dan Rp5 ribu tampak mendominasi untaian tersebut. Ketika diberikan kepada Lala, uang itu kemudian melingkari tubuhnya.

Aksi penonton tersebut membuat momen saweran terlihat berbeda dari saweran pada umumnya. Selain jumlah uang yang terlihat cukup banyak, bentuk pemberiannya juga menjadi perhatian karena uang disusun menjadi untaian sebelum diberikan kepada penyanyi.

Pakaian dalam yang ikut dilempar ke panggung turut menjadi bagian dari momen tersebut. Benda itu tampak berada di antara uang yang diberikan kepada Lala ketika ia masih melanjutkan penampilannya.

Saweran dalam panggung dangdut

Saweran merupakan bagian yang kerap muncul dalam pertunjukan dangdut. Penonton biasanya memberikan uang secara langsung kepada penyanyi ketika lagu berlangsung.

Namun, dalam video Lala Widy tersebut, perhatian justru tertuju pada cara penonton memberikan saweran. Uang pecahan kecil disusun menjadi untaian panjang dan dikenakan pada tubuh penyanyi.

Momen tersebut kemudian mengundang perhatian warganet setelah video dibagikan melalui media sosial.

Unggahan Lala menunjukkan bahwa saweran tidak hanya berlangsung sebagai pemberian uang dari penonton kepada penyanyi. Dalam pertunjukan kali ini, uang yang disusun menjadi untaian justru menjadi bagian yang paling mencolok dari penampilan.

Di antara riuh musik, sorotan panggung, dan penonton yang terus memberikan saweran, Lala tetap bernyanyi hingga penampilannya berlangsung.(*)