Depok, katasulsel.com – Nama Universitas Hasanuddin kembali berkibar di panggung akademik nasional. Kali ini, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas membawa pulang gelar Juara Umum dalam ajang 5th Indonesian Public Health Olympiad (IPHO) yang digelar di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada 28–30 Oktober 2026.
Bukan hanya satu penghargaan, FKM Unhas juga mengoleksi sejumlah gelar dari berbagai kategori lomba. Capaian tersebut memperlihatkan kiprah mahasiswa Unhas dalam kompetisi yang mempertemukan gagasan, kreativitas, dan inovasi di bidang kesehatan masyarakat.
Dalam ajang tersebut, FKM Unhas meraih Juara Umum dan Juara 3 Anugerah Terbaik Capaian. Penghargaan juga diberikan kepada dosen pendamping, Nasrah, S.KM., M.Kes., sebagai Dosen dengan Mahasiswa Dampingan Terbanyak.
Deretan penghargaan itu menjadi gambaran bahwa prestasi tidak lahir dari kerja mahasiswa semata. Ada proses pembimbingan, dukungan institusi, dan kolaborasi yang ikut menentukan hasil di arena kompetisi.
Di bawah kepemimpinan Dekan FKM Unhas, Ansariadi, S.KM., M.Sc.PH., Ph.D., pengembangan kapasitas mahasiswa dan penguatan kualitas akademik menjadi bagian dari upaya fakultas mendorong lahirnya prestasi.
Selain gelar Juara Umum IPHO, mahasiswa FKM Unhas juga mencatat hasil dalam sejumlah kategori. Mereka meraih Juara 1 Lomba Video Digital Pendidikan, Juara 2 Lomba Perancangan Sistem Informasi Kesehatan, serta Juara 2 Lomba Perencanaan Program Kesehatan.
Prestasi lainnya meliputi Juara 3 Lomba Inovasi Wirausaha, Juara 2 Govtech Innovation Award untuk kompetisi policy brief berbasis big data, Juara Harapan 1 Lomba GERMAS: Jingle Movie Fest, dan Juara Harapan 2 Lomba Video Digital Pendidikan.
Capaian mahasiswa FKM Unhas tidak berhenti pada kompetisi nasional. Dalam berbagai perlombaan tingkat Regional Timur, mereka juga meraih sejumlah penghargaan di berbagai kategori. Rangkaian hasil tersebut memperkuat kiprah FKM Unhas dalam kompetisi akademik di kawasan timur Indonesia.
Bagi dunia kesehatan masyarakat, prestasi semacam ini memiliki arti lebih luas daripada sekadar piala dan gelar juara. Gagasan tentang pendidikan kesehatan, sistem informasi, program kesehatan, hingga pemanfaatan data dapat menjadi bekal untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
Semangat tersebut juga sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ketiga tentang kehidupan sehat dan sejahtera, tujuan keempat mengenai pendidikan berkualitas, serta tujuan kesembilan yang mendorong inovasi dan pengembangan infrastruktur.
Universitas Hasanuddin sendiri terus mendorong integrasi nilai-nilai pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam konteks itu, kompetisi menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan sekaligus mengembangkan ide yang berpotensi memberi manfaat lebih luas.
Raihan Juara Umum 5th IPHO menjadi catatan penting bagi FKM Unhas. Dari Depok, mahasiswa kampus merah membawa pulang bukti kerja keras dan kolaborasi, sekaligus menambah daftar prestasi yang mengharumkan nama Universitas Hasanuddin di tingkat nasional.(*)


