Wajo, Katasulsel.com – Tak jauh dari pusat Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, terdapat peninggalan masa pendudukan Jepang yang menyimpan cerita tentang strategi pertahanan militer pada Perang Dunia II. Namanya Goa Nippon, sebuah kompleks terowongan yang dibangun di kawasan perbukitan sebelah timur kota.
Keberadaan goa ini menjadi salah satu jejak sejarah yang menarik ditelusuri di Wajo. Di balik pintu masuknya yang sederhana, terdapat lorong-lorong yang dahulu digunakan tentara Jepang sebagai tempat persembunyian dan pertahanan.
Terowongan di Perbukitan Sengkang
Goa Nippon terletak di Kecamatan Tempe, sekitar tiga kilometer dari pusat Kota Sengkang. Lokasinya berada di kawasan perbukitan sebelah timur kota dan tidak jauh dari Masjid Raya Sengkang.
Berdasarkan dokumen Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Wajo 2013–2025, kompleks ini terdiri atas sekitar tujuh goa. Sebagian berbentuk huruf U, sementara lainnya berbentuk huruf I.
Struktur terowongan tersebut dirancang sebagai tempat persembunyian dan pertahanan tentara Jepang selama Perang Dunia II. Seiring waktu, sebagian goa tertutup tanah secara alami.
Saksi Sejarah yang Perlu Dikenali
Goa Nippon menjadi pengingat bahwa sejarah pendudukan Jepang juga meninggalkan jejak di wilayah Wajo. Peninggalan ini memberi gambaran tentang bagaimana strategi militer masa perang hadir di kawasan yang kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sengkang.
Dokumen pariwisata daerah menyebutkan bahwa goa ini pernah dilengkapi penerangan dan pintu besi. Namun, kondisi dan aksesibilitasnya saat ini perlu dipastikan kembali sebelum dikunjungi.
Di tengah perkembangan Kota Sengkang, keberadaan Goa Nippon mengundang pertanyaan tentang bagaimana peninggalan masa perang dirawat dan diperkenalkan kepada generasi berikutnya. Lorong-lorongnya masih menyimpan bagian sejarah Wajo yang belum banyak dikenal.

