Gowa, Katasulsel.com — Setelah tinggal di ruangan sempit bekas toilet, Dg Tumang (73) kini menempati gedung Koperasi Desa (Kopdes) Ulujangang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pemerintah setempat memindahkannya pada Senin (2/11/2026), tetapi tempat tinggal tersebut masih bersifat sementara.

Camat Bontolempangan, Budi Rachman, mengatakan pemerintah desa terus mengupayakan tempat tinggal yang lebih layak bagi Dg Tumang. Ia juga memastikan lansia tersebut masih terdaftar sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“ Sementara Dg Tumang sudah direlokasi ke gedung Kopdes Desa Ulujangang,” kata Budi kepada detikSulsel, Senin (2/11/2026).

Keluarga telah menyiapkan kamar

Dg Tumang sebelumnya tinggal di wilayah Baliangngan, Desa Ulujangang. Menurut Budi, anaknya merantau ke Kalimantan untuk bekerja. Keluarga kemudian menyiapkan kamar untuk Dg Tumang, tetapi ia merasa tidak nyaman dan memilih tinggal di ruangan bekas toilet.

Budi mengatakan pemerintah setempat dan keluarga telah berulang kali membujuk Dg Tumang agar pindah. Namun, ia sempat kembali ke tempat semula setelah dipindahkan.

Pemerintah menghubungi anaknya

Pemerintah setempat juga telah menghubungi anak Dg Tumang dan meminta agar ia pulang untuk membantu merawat ibunya. Berdasarkan informasi yang diterima camat, anak tersebut berencana kembali setelah menerima gaji.

Sementara itu, gedung Kopdes menjadi tempat tinggal sementara agar Dg Tumang tidak kembali ke bekas toilet. Pemerintah desa masih mengupayakan tempat tinggal yang lebih layak, tetapi belum menyampaikan kepastian mengenai lokasi dan waktu pemindahan berikutnya.

Relokasi belum menjawab kebutuhan jangka panjang

Kasus Dg Tumang menjadi perhatian setelah kisah tempat tinggalnya tersebar di media sosial. Pemindahan ke gedung Kopdes menjadi langkah awal untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya, tetapi kebutuhan akan hunian dan pendampingan jangka panjang masih perlu ditangani.

Dg Tumang kini tinggal di gedung Kopdes Ulujangang. Pemerintah setempat masih perlu memastikan tempat itu aman dan layak selama masa relokasi, sekaligus menjelaskan rencana hunian berikutnya.