Belanda dijadwalkan menghadapi Swedia dalam pertandingan yang berpotensi menentukan nasib mereka di grup. Kekalahan bisa membuat langkah tim asuhan Oranje menjadi lebih berat menjelang laga terakhir.
Sementara Jepang akan berjumpa Tunisia dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mencuri poin dari Belanda.
Peluang Lolos Masih Terbuka Lebar
Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, format Piala Dunia 2026 memberi peluang lebih besar bagi peserta. Dua tim teratas di setiap grup otomatis lolos ke babak 32 besar.
Tak hanya itu, delapan tim peringkat ketiga terbaik dari seluruh grup juga berhak melaju ke fase gugur.
Artinya, satu poin yang diraih Jepang dan Belanda pada laga pembuka bisa menjadi aset penting di akhir fase grup nanti.
Namun satu hal yang pasti, tidak ada lagi ruang untuk lengah. Dengan Swedia dan Tunisia yang belum memainkan pertandingan, persaingan Grup F masih terbuka lebar dan berpotensi berubah setiap saat.
Jika laga pembuka menjadi gambaran awal, maka Grup F layak disebut sebagai salah satu grup paling sulit diprediksi di Piala Dunia 2026. (*)
