Jakarta, Katasulsel.com β Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Kejaksaan Republik Indonesia. Dari total 176 pejabat struktural yang dimutasi, salah satu yang menyita perhatian masyarakat Sulawesi Selatan adalah penunjukan Rio Aditya Arifiansyah sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Wajo.
Penunjukan Rio Aditya Arifiansyah tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 tanggal 29 Juli 2026 sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja institusi kejaksaan di berbagai daerah.
Kehadiran Kajari baru ini menjadi babak baru bagi Kejaksaan Negeri Wajo. Publik kini menaruh harapan besar agar kepemimpinan Rio mampu menghadirkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, serta responsif terhadap berbagai persoalan hukum yang berkembang di Kabupaten Wajo.
Rotasi besar tersebut merupakan kebijakan nasional yang menyasar 176 pejabat struktural, termasuk 90 jabatan Kepala Kejaksaan Negeri di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa mutasi merupakan agenda rutin sebagai bagian dari promosi, penyegaran organisasi, sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Mutasi ini merupakan bagian dari promosi dan penyegaran organisasi untuk terus meningkatkan pelayanan serta penegakan hukum kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain Wajo, mutasi juga menyentuh sejumlah daerah lain di Sulawesi, di antaranya Bombana, Konawe Selatan, Palu, Buol, Donggala, Morowali, hingga Toli-Toli.
Bagi masyarakat Wajo, pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri menjadi momentum penting. Selain melanjutkan program yang telah berjalan, Kajari baru juga diharapkan mampu memperkuat pemberantasan tindak pidana korupsi, meningkatkan pendampingan hukum kepada pemerintah daerah, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.
Penempatan Rio Aditya Arifiansyah sebagai Kajari Wajo sekaligus menjadi bagian dari strategi Kejaksaan Agung dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lini terdepan penegakan hukum di daerah, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Wajo Hari Ini .
