Penulis:
Nur Hijrah Syaharani

Sidrap, katasulsel.com β€” Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hipertensi terus dilakukan di Kabupaten Sidrap. Melalui program SEHATI (Sehat Tanpa Hipertensi), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin memberikan edukasi kesehatan kepada warga Desa Padangloang Alau, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidrap.

Program yang digagas Nur Hijrah Syaharani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Hasanuddin, ini dilaksanakan pada 3, 5, dan 6 Agustus 2026 dengan memanfaatkan kegiatan Posyandu di sejumlah titik desa agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Kegiatan tersebut hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya kasus hipertensi di Indonesia, termasuk yang menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan masyarakat di Sidrap. Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, tetapi dapat memicu stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal jika tidak dikendalikan dengan baik.

Dalam pelaksanaannya, warga Desa Padangloang Alau terlebih dahulu menjalani pemeriksaan tekanan darah untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Setelah itu, peserta mengikuti senam hipertensi yang bertujuan meningkatkan aktivitas fisik sekaligus mendorong kebiasaan hidup sehat.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, mahasiswa KKN Unhas juga memberikan penyuluhan mengenai penyebab hipertensi, faktor risiko, kelompok rentan, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi edukasi menekankan pentingnya menjaga pola makan, mengurangi konsumsi garam berlebihan, rutin berolahraga, menghindari rokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala di fasilitas kesehatan terdekat di Sidrap.

Peserta yang telah terdiagnosis hipertensi juga mendapatkan kartu saku hipertensi yang berisi panduan sederhana untuk membantu mengontrol tekanan darah di rumah. Kartu tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih disiplin menjaga kesehatan dan mematuhi anjuran tenaga medis.

Sebelum dan sesudah penyuluhan, peserta mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mengenai hipertensi. Hasil evaluasi menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya tekanan darah tinggi dan cara pencegahannya.

Melalui program SEHATI, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Sidrap, khususnya warga Desa Padangloang Alau, semakin sadar akan pentingnya deteksi dini hipertensi. Edukasi kesehatan yang dilakukan di tingkat desa diharapkan mampu menekan risiko komplikasi penyakit tidak menular serta mendukung terwujudnya masyarakat Sidrap yang lebih sehat, produktif, dan peduli terhadap kesehatan sejak dini.

Bagi masyarakat Sidrap, pesan utama dari program ini sederhana namun penting: periksa tekanan darah secara rutin, terapkan pola hidup sehat, dan jangan menunggu gejala muncul untuk mulai menjaga kesehatan. Sebab, hipertensi sering datang tanpa tanda, tetapi dampaknya dapat mengubah kehidupan seseorang dalam sekejap.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini