Terengganu, Katasulsel.com β€” Institut Agama Islam (IAI) DDI Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, memperluas ruang pergaulan akademiknya hingga tingkat Asia Tenggara. Kampus asal Bumi Nene Mallomo itu turut ambil bagian dalam ASEAN Youth Forum yang digelar di Museum Negeri Terengganu, Malaysia, Rabu, 28 Oktober 2026.

Keikutsertaan IAI DDI Sidrap menjadi bagian dari upaya membangun jejaring pendidikan dan pertukaran gagasan antargenerasi muda di kawasan ASEAN. Forum tersebut mempertemukan sekitar 60 peserta dari Indonesia dan Malaysia dalam suasana akademik lintas negara.

ASEAN Youth Forum diselenggarakan melalui kolaborasi Southeast Asian Academic Mobility (SEAAM) dan Koperasi Homestay Teluk Ketapang, dengan dukungan sejumlah perguruan tinggi dan institusi pendidikan.

Dari Indonesia, selain IAI DDI Sidenreng Rappang, hadir pula peserta dari IAIN Parepare, UIN Yogyakarta, serta STIKES Bina Bangsa Majene, Sulawesi Barat.

Sementara delegasi Malaysia melibatkan UniSZA, UiTM, Universiti Koperasi dan Keusahawanan Malaysia, serta Jabatan Pendidikan Negeri Terengganu. Kegiatan ini juga diikuti unsur Majelis Belia Negeri Terengganu dan Institut Pariwisata Trisakti.

Forum dibuka Timbalan Speaker Dewan Undangan Negeri Terengganu, YB Ustaz Khazan Che Mat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembelajaran tidak semestinya hanya berlangsung di ruang kelas.

Kegiatan seperti ASEAN Youth Forum, menurutnya, menjadi bagian dari proses pendidikan karena peserta dapat belajar melalui dialog, interaksi, dan pertukaran pengalaman dengan pemuda dari negara lain.

Ismail Suardi Wekke menyampaikan, forum tersebut merupakan salah satu rangkaian Student Mobility 2026. Pelaksanaannya juga bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.

β€œSehingga kita punya kesempatan melihat konteks Sumpah Pemuda dari sisi regional Asia Tenggara,” ungkap Ismail.

Perspektif tersebut menjadi ruang refleksi bagi peserta, termasuk dari IAI DDI Sidrap. Semangat persatuan yang lahir dari sejarah Sumpah Pemuda dapat menjadi inspirasi untuk membangun kerja sama yang lebih luas, melampaui batas geografis dan negara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sarapan bersama, dilanjutkan pembukaan dan sesi forum yang menghadirkan pemuda dari kalangan dosen serta akademisi. Setelah diskusi dan makan siang, peserta mengikuti kunjungan ke Museum Negeri Terengganu.

Di museum tersebut, peserta berkesempatan mengenal secara langsung koleksi sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Terengganu. Museum pun menjadi ruang pembelajaran di luar kelas, sekaligus memperkaya pengalaman peserta selama mengikuti program mobilitas akademik.

Kegiatan ditutup oleh Timbalan Pengarah Lembaga Muzium Negeri Terengganu, Khairul Azhan bin Mohd Yusof. Ia mengapresiasi inisiatif SEAAM dan Koperasi Homestay Teluk Ketapang yang berkolaborasi menghadirkan forum tersebut.

Bagi IAI DDI Sidrap, keterlibatan dalam ASEAN Youth Forum menjadi kesempatan memperluas pengalaman akademik sekaligus memperkenalkan keberadaan perguruan tinggi daerah dalam ruang kolaborasi internasional.

Partisipasi ini juga menegaskan bahwa kampus di daerah memiliki peluang yang sama untuk terlibat dalam percakapan akademik regional. Dari Sidrap, jejaring pendidikan dapat tumbuh hingga ke tingkat Asia Tenggara melalui pertemuan, pertukaran gagasan, dan kerja sama lintas negara. (*)

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru