Justru, keduanya dapat saling menguatkan.

Politik internal partai kerap dibaca sebagai pertarungan figur. Siapa didukung siapa, siapa memiliki jaringan lebih luas, dan siapa yang paling berpeluang mengamankan posisi.

Pembacaan semacam itu memang menjadi bagian dari dinamika politik. Namun, Musda yang sehat seharusnya melampaui kalkulasi perebutan jabatan.

Musda mestinya menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, dan penentuan arah organisasi.

Golkar Sidrap membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengelola perbedaan, merangkul berbagai kelompok, dan mengubah potensi kader menjadi kekuatan bersama.

Sebab, dukungan yang terkumpul menjelang musyawarah belum tentu menjadi kekuatan politik yang bertahan setelahnya. Yang jauh lebih penting adalah kemampuan menjaga soliditas setelah keputusan diambil.

Dalam konteks ini, siapa pun yang mendapat kepercayaan harus mampu membangun kepemimpinan yang inklusif, bukan sekadar mengandalkan kelompok pendukungnya.

IAS, jika nantinya memperoleh ruang lebih besar dalam kepemimpinan Golkar Sidrap, tentu menghadapi tantangan yang sama.

Modal politik harus diikuti kemampuan organisatoris. Kedekatan dengan kader harus diterjemahkan menjadi kerja kolektif. Dan ambisi membesarkan partai harus dibuktikan melalui strategi yang terukur.

Farid melihat IAS sebagai salah satu figur yang memiliki potensi untuk ikut membesarkan kembali Golkar Sidrap.

Pandangan itu menjadi bagian dari dinamika menjelang Musda, ketika kebutuhan akan konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan mulai mengemuka.

Namun, kebangkitan partai tidak pernah menjadi pekerjaan satu orang.

Ada kader yang harus dirangkul, struktur yang perlu diperkuat, komunikasi yang harus dibangun, dan kepercayaan masyarakat yang mesti terus dirawat.

Musda nanti akan menjadi salah satu momentum untuk melihat bagaimana Golkar menerjemahkan kebutuhan tersebut ke dalam pilihan kepemimpinan.

Apakah IAS akan memperoleh ruang lebih besar? Perkembangan politik internal dan mekanisme resmi partai yang akan menjawabnya.

Untuk saat ini, namanya telah masuk dalam pembicaraan mengenai masa depan Golkar Sidrap. Setidaknya, ada harapan dari kader senior bahwa kapasitasnya dapat menjadi bagian dari upaya membesarkan kembali partai.

Bersambung………

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru