Sidrap, katasulsel.com — Harapan panjang warga di wilayah Watang Sidenreng akhirnya mulai bergerak dari kertas perencanaan ke lapangan nyata. Pengukuran awal pekerjaan atau MC-0 ruas Jalan Bendoro–Salobompong resmi dimulai, Kamis (18/6/2026).

Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, turun langsung memimpin kegiatan sebagai tanda dimulainya tahapan awal pembangunan infrastruktur jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Ruas jalan yang menghubungkan Kelurahan Empagae, Desa Damai, dan Desa Talumae menuju Akakae hingga Salobompong itu selama ini menjadi jalur penting aktivitas warga, khususnya sektor pertanian dan distribusi hasil panen.

Di lokasi, Bupati Sidrap menegaskan bahwa pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari pembukaan akses ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

“Sore ini pekerjaan jalan di Kelurahan Empagae, Desa Damai, dan Desa Talumae arah Akakae dan Salobompong resmi dimulai. Khusus Talumae–Empagae ini bahkan belum pernah diaspal sebelumnya,” ujar Syaharuddin.

Ia menambahkan, untuk segmen Bendoro–Salobompong sendiri, ruas tersebut sebelumnya sudah pernah mendapat penanganan, namun kini kembali ditingkatkan kualitasnya agar lebih layak dan tahan lama.

Pekerjaan jalan ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 120 hari kerja, dengan spesifikasi lebar jalan 5,4 meter dan ketebalan konstruksi mencapai 30 sentimeter.

Syaharuddin menekankan bahwa kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama pemerintah daerah, mengingat ruas tersebut merupakan jalur strategis yang akan digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Saya harap dikerja dengan baik dan berkualitas, supaya jalan ini bisa bertahan puluhan tahun ke depan,” tegasnya.

Ia juga menyebut, wilayah Salobompong, Akakae, hingga Empagae selama puluhan tahun menantikan peningkatan infrastruktur jalan yang memadai.

Karena itu, pembangunan ini diharapkan menjadi titik balik dalam mempercepat mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Puluhan tahun jalan ini baru dikerjakan. Semoga benar-benar memberi manfaat untuk masyarakat Sidrap,” tambahnya.

Di sisi lain, masyarakat menyambut pembangunan ini dengan rasa syukur. Perwakilan warga Desa Damai, Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap atas dimulainya pekerjaan jalan tersebut.

“Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sidrap. Mudah-mudahan jalan ini memperlancar perekonomian desa kami,” ujarnya.

Ia menuturkan, selama ini kondisi jalan yang buruk kerap menyulitkan petani dalam mengangkut hasil panen, terutama saat musim hujan.

“Kalau hujan, kami kesulitan angkut gabah, jagung, dan hasil kebun. Dengan jalan ini, biaya angkut turun dan harga jual petani bisa lebih baik,” katanya.

Kegiatan MC-0 tersebut turut dihadiri Camat Watang Sidenreng Andi Saifullah, Kabid Bina Marga Biciptapera Abdullah, perwakilan Inspektorat, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Watang Sidenreng, kontraktor pelaksana, serta tokoh masyarakat.

Dengan dimulainya pekerjaan ini, ruas Bendoro–Salobompong menjadi salah satu titik penting pembangunan infrastruktur Sidrap yang diharapkan mampu membuka akses ekonomi baru di kawasan pertanian.(tip)