Sidrap, Katasulsel.com β€” Kabupaten Sidrap bersiap memasuki panen raya yang diprediksi dimulai dalam sepekan ke depan. Mengantisipasi melimpahnya hasil produksi pertanian, Pemerintah Kabupaten Sidrap bergerak cepat memastikan gabah petani terserap optimal melalui kerja sama dengan Perum Bulog.

Langkah strategis tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dengan Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Karmila Hasmin Marunta, di Rumah Jabatan Bupati Sidrap.

Pertemuan itu menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap ingin memastikan petani tidak mengalami kesulitan pemasaran saat panen raya berlangsung pada Agustus hingga September 2026.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional itu harus mampu memberikan kepastian pasar bagi petani.

Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian Sidrap tidak hanya diukur dari tingginya produksi padi, tetapi juga dari kemampuan menjaga harga gabah tetap stabil dan menguntungkan petani.

β€œSidrap merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional. Karena itu, kami ingin memastikan setiap butir gabah hasil kerja keras petani memiliki kepastian pasar dan memberikan nilai yang layak bagi mereka,” ujar Syaharuddin Alrif.

Kesiapan menghadapi panen raya menjadi perhatian serius karena produksi gabah di Sidrap diperkirakan meningkat dalam beberapa pekan mendatang. Jika tidak diantisipasi sejak dini, lonjakan produksi berpotensi menekan harga gabah di tingkat petani.

Karena itu, Perum Bulog memastikan siap menyerap hasil panen petani Sidrap sebagai bagian dari penguatan cadangan pangan pemerintah.

Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Karmila Hasmin Marunta, menegaskan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah penyerapan selama musim panen berlangsung.

β€œKami siap membeli produk gabah dari Kabupaten Sidrap. Seluruh gabah yang diserap akan kami tampung dan dimasukkan ke gudang-gudang Bulog sebagai bagian dari penguatan cadangan pangan pemerintah,” katanya.

Kepastian dari Bulog tersebut menjadi kabar positif bagi ribuan petani Sidrap yang akan segera memanen hasil pertaniannya. Selain menjaga harga gabah tetap stabil, penyerapan oleh Bulog juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga perputaran ekonomi pedesaan.

Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Bagian Ekonomi Setda Sidrap Haris Halimin, Pemimpin Cabang Bulog Sidrap, Wakil Pemimpin Cabang Bulog Sidrap, serta para kepala gudang Bulog.

Dengan panen raya yang tinggal menghitung hari, sinergi antara Pemkab Sidrap dan Bulog menjadi langkah penting untuk memastikan hasil panen petani terserap maksimal, harga tetap terjaga, dan posisi Sidrap sebagai salah satu sentra pangan terbesar di Sulawesi Selatan semakin kuat.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini