Makassar, katasulsel.com – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan bertajuk Message from Society di kawasan Car Free Day Universitas Hasanuddin, Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Mama, You Matter yang berfokus pada penguatan ketahanan diri (resilience) para caregiver, khususnya ibu yang mendampingi anak dengan penyakit kronis selama menjalani pengobatan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk menyampaikan pesan, harapan, dan dukungan bagi para ibu yang selama ini berperan sebagai pendamping utama anak-anak mereka dalam menghadapi berbagai tantangan pengobatan.

Sejak pagi, stan yang disiapkan tim mahasiswa dipadati pengunjung Car Free Day. Beragam pesan penuh semangat, doa, serta ungkapan apresiasi dituliskan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan para caregiver yang kerap menghadapi tekanan fisik maupun emosional selama mendampingi anak mereka.

Ketua Tim PKM-PM Mama, You Matter mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan program kepada masyarakat, tetapi juga upaya meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya peran caregiver dalam proses pemulihan anak.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan mengapresiasi para ibu hebat yang setiap hari berjuang mendampingi anak mereka menjalani pengobatan. Mereka memiliki peran besar dalam menjaga, merawat, dan mengupayakan kesembuhan buah hati mereka,” ujarnya.

Menurutnya, para caregiver sering kali menjadi sosok yang luput dari perhatian karena fokus masyarakat lebih banyak tertuju pada kondisi pasien. Padahal, keberadaan dan kondisi psikologis caregiver turut memengaruhi kualitas pendampingan yang diberikan kepada anak selama masa pengobatan.

Melalui program Mama, You Matter, tim mahasiswa berupaya menghadirkan ruang dukungan sosial yang dapat membantu para ibu meningkatkan kesejahteraan psikologis serta memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul selama proses perawatan anak.

Tim pelaksana berharap pesan-pesan yang terkumpul dari masyarakat dapat menjadi sumber semangat bagi para caregiver dan mengingatkan bahwa perjuangan mereka tidak dijalani sendirian. Dukungan sosial yang kuat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun ketahanan diri para pendamping anak dengan penyakit kronis.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan empati masyarakat terhadap para caregiver di berbagai daerah serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih suportif bagi para ibu yang setiap hari berjuang mendampingi anak mereka menuju kesembuhan. (*)