Penulis:
Muh. Noval Asga Luna Putra

Sidrap, katasulsel.com β€” Upaya pencegahan rabies tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan dan pemilik hewan peliharaan, tetapi juga membutuhkan pemahaman sejak usia dini. Hal inilah yang mendorong Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan program edukasi SIGAP RABIES di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan yang mengusung tema Siswa Inisiatif, Gerak Cepat, Aktif, dan Peduli terhadap Rabies tersebut dilaksanakan di SD Negeri 1 Mojong dan SD Negeri 2 Mojong. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan sekaligus kesiapsiagaan siswa sekolah dasar terhadap ancaman rabies melalui pendekatan One Health, yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan.

Edukasi dipandu oleh mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin, Muh. Noval Asga Luna Putra, yang menjadi penanggung jawab kegiatan. Dalam penyuluhan tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai informasi penting mengenai rabies, mulai dari pengertian penyakit, hewan penular rabies (HPR), cara penularan, hingga gejala yang muncul pada manusia maupun hewan yang terinfeksi.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai cara berinteraksi yang aman dengan hewan, langkah pertolongan pertama jika mengalami gigitan hewan penular rabies, serta pentingnya vaksinasi bagi hewan peliharaan sebagai upaya pencegahan.

Kegiatan berlangsung interaktif. Sebelum materi diberikan, siswa mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mereka. Selanjutnya, materi disampaikan melalui presentasi edukatif yang dipadukan dengan sesi tanya jawab dan pembagian leaflet. Di akhir kegiatan, peserta kembali mengikuti post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah penyuluhan berlangsung.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman saat berinteraksi dengan hewan di lingkungan sekitar.

Melalui program SIGAP RABIES, mahasiswa KKN Unhas berharap para siswa mampu mengenali risiko rabies, menerapkan perilaku aman saat berinteraksi dengan hewan, serta memahami pentingnya segera mencuci luka dengan sabun dan air mengalir apabila terjadi gigitan hewan. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat sejak dini guna mendukung target Indonesia Bebas Rabies 2030. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini