Sidikalang, Katasulsel — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN (Mendukbangga), Dr. Wihaji dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026). Agenda utama dipusatkan di Balai Budaya Sidikalang dengan fokus pada percepatan penurunan stunting.
Kepastian kunjungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin, Selasa (2/6/2026), berdasarkan surat resmi dari Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Mahyuzar, yang ditujukan kepada Bupati Dairi, Vickner Sinaga.
Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi pusat dan daerah dalam penanganan stunting yang masih menjadi isu strategis nasional. Pemerintah menempatkan percepatan penurunan angka stunting sebagai salah satu indikator penting pembangunan kualitas sumber daya manusia.
Dalam agenda tersebut, sebanyak 800 Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat dijadwalkan hadir langsung di lokasi kegiatan. Kehadiran ribuan pendamping lapangan ini dipandang sebagai penguatan peran ujung tombak dalam edukasi dan pendampingan keluarga di tingkat desa.
“800 TPK dari Dairi dan Pakpak Bharat akan hadir mendengar arahan,” ujar Sekda Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin.
Kehadiran Menteri Wihaji di Sidikalang juga diharapkan menjadi momentum konsolidasi program lapangan, khususnya dalam memastikan intervensi stunting tidak hanya berhenti pada kebijakan, tetapi benar-benar berjalan hingga ke tingkat keluarga sasaran.
Pemerintah daerah menilai, keterlibatan langsung Tim Pendamping Keluarga menjadi elemen penting dalam memastikan pesan-pesan pembangunan keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan stunting dapat tersampaikan secara efektif di masyarakat.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa isu stunting masih menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan sinergi berlapis antara pemerintah pusat, daerah, dan tenaga pendamping di lapangan. (*)
