Enrekang, Katasulsel.com — Jika menyebut Enrekang, orang mungkin lebih dulu membayangkan pegunungan, udara sejuk, kopi, dangke, atau pemandangan Bambapuang. Namun, jauh sebelum Enrekang dikenal sebagai sebuah kabupaten, kawasan ini memiliki identitas yang lebih tua: Massenrempulu.

Nama tersebut bukan sekadar sebutan untuk sebuah daerah pegunungan. Massenrempulu berkaitan dengan sejarah sejumlah kerajaan yang pernah berdiri dan kemudian membentuk sebuah federasi di wilayah yang kini sebagian besar dikenal sebagai Kabupaten Enrekang.

Lantas, dari mana nama Massenrempulu berasal dan mengapa identitas tersebut masih penting bagi Enrekang hingga sekarang?

Massenrempulu dan Negeri di Sekitar Pegunungan

Dalam sejumlah sumber sejarah lokal, Massenrempulu dijelaskan berkaitan dengan kawasan di sekitar atau di pinggiran pegunungan. Istilah Massere-Bulu dalam bahasa Bugis juga dijelaskan sebagai daerah di sekitar pegunungan.

Makna tersebut cukup menggambarkan kondisi geografis Enrekang.

Wilayahnya didominasi perbukitan dan pegunungan. Lanskap alam bukan hanya menjadi latar kehidupan masyarakat, tetapi sejak masa lalu turut membentuk hubungan antarkawasan dan karakter wilayah tersebut.

Namun, Massenrempulu bukan semata-mata persoalan geografis.

Ia juga merupakan nama yang memiliki jejak politik dalam sejarah kerajaan-kerajaan lokal.

Pernah Ada “Pitu Massenrempulu”

Salah satu bagian menarik dari sejarah Enrekang adalah keberadaan Pitu Massenrempulu, atau tujuh wilayah kerajaan yang tergabung dalam suatu persekutuan.

Dalam kajian sejarah Enrekang yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, federasi Massenrempulu pada perkembangannya dikenal mencakup kerajaan Enrekang, Maiwa, Batulappa, Kassa, dan Duri, dengan Duri sendiri merupakan federasi yang terdiri atas Malua, Alla, dan Buntu Batu.

Sumber sejarah lainnya mencatat bahwa pada fase lebih awal dikenal tujuh kawasan, yakni Endekan, Kassa, Batulappa, Duri, Maiwa, Letta, dan Baringin. Sekitar abad ke-17, konfigurasi tersebut berubah menjadi Lima Massenrempulu setelah Letta dan Baringin tidak lagi bergabung dalam federasi.

Artinya, nama Massenrempulu menyimpan cerita tentang persekutuan politik, bukan hanya nama suatu wilayah.

Mengapa Kerajaan-Kerajaan Itu Perlu Bersatu?

Jawabannya tidak dapat dilepaskan dari situasi politik Sulawesi Selatan pada masa itu.

Antara abad ke-15 hingga awal abad ke-17, kerajaan-kerajaan besar seperti Luwu, Gowa, dan Bone memiliki pengaruh kuat dan terus mengalami dinamika politik.

Kerajaan-kerajaan yang lebih kecil membutuhkan cara untuk mempertahankan kepentingannya.

Dalam konteks tersebut, pembentukan persekutuan seperti Massenrempulu menjadi salah satu bentuk strategi politik untuk menjaga keberadaan kerajaan-kerajaan lokal.

Jadi, Massenrempulu sejak awal bukan hanya tentang masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan.

Ada kepentingan politik dan usaha mempertahankan kedaulatan di baliknya.

Dari Tujuh Menjadi Lima

Sejarah Massenrempulu kemudian mengalami perubahan.

Pada masa awal, wilayah yang dikenal sebagai Pitu Massenrempulu mencakup tujuh kawasan. Namun, konfigurasi tersebut tidak bertahan selamanya.

Letta dan Baringin kemudian tidak lagi menjadi bagian dari federasi sehingga istilah Lima Massenrempulu digunakan untuk menyebut konfigurasi berikutnya.

Lima kerajaan tersebut kemudian dikenal sebagai Enrekang, Maiwa, Duri, Kassa, dan Batulappa.

Perubahan itu menunjukkan bahwa batas wilayah dan identitas politik di Sulawesi Selatan pada masa kerajaan tidak selalu sama dengan batas administratif kabupaten sekarang.

Inilah yang membuat sejarah Massenrempulu menarik.

Peta hari ini tidak selalu sama dengan peta masa lalu.

Ketika Kolonialisme Mengubah Peta Massenrempulu

Perubahan yang lebih besar terjadi ketika pemerintahan kolonial Belanda mulai memperkuat kontrolnya atas wilayah tersebut.

Kajian sejarah Enrekang mencatat adanya kebijakan dan perjanjian pada awal abad ke-20 yang berdampak terhadap pembagian wilayah Massenrempulu. Kerajaan Kassa dan Batulappa kemudian masuk ke wilayah Sawitto sehingga struktur federasi tersebut semakin berubah.

Dengan demikian, wilayah yang dahulu memiliki hubungan dalam satu federasi kemudian tersebar ke dalam wilayah administratif yang berbeda.

Sumber Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan bahkan mencatat bahwa wilayah historis Massenrempulu pada masa sekarang tidak hanya berada di Enrekang, tetapi juga mencakup sebagian wilayah Sidenreng Rappang, Pinrang, dan Polewali Mandar.

Ini fakta yang menarik karena membuat Massenrempulu jauh lebih luas daripada bayangan orang ketika mendengar nama Enrekang.

Lalu, Mengapa Enrekang yang Lebih Dikenal?

Dalam perjalanan sejarahnya, nama Enrekang kemudian semakin dominan sebagai identitas administratif.

Kajian sejarah Enrekang mencatat bahwa Massenrempulu sebagai bentuk federasi semakin meredup, sementara Enrekang menjadi nama yang lebih populer. Pergeseran tersebut berkaitan dengan perkembangan politik dan peranan tokoh-tokoh Enrekang.

Nama Enrekang kemudian bertahan hingga terbentuknya kabupaten.

Namun, nama Massenrempulu tidak benar-benar hilang.

Ia tetap digunakan sebagai identitas sejarah dan kebudayaan masyarakat di kawasan tersebut.

Massenrempulu Bukan Sekadar Masa Lalu

Di sinilah pentingnya memahami Massenrempulu.

Jika hanya dilihat sebagai istilah sejarah, kita mungkin menganggapnya sebagai nama yang sudah selesai bersama berakhirnya kerajaan.

Padahal, identitas masyarakat tidak bekerja sesederhana itu.

Nama Massenrempulu masih digunakan untuk menggambarkan identitas masyarakat dan sejarah kawasan Enrekang. Ia menjadi pengingat bahwa sebelum batas-batas administratif modern terbentuk, masyarakat di kawasan tersebut telah memiliki hubungan sosial dan politik yang panjang.

Enrekang hari ini memang merupakan sebuah kabupaten.

Tetapi sejarahnya jauh lebih tua daripada administrasi kabupaten tersebut.

Ada Persoalan Identitas di Baliknya

Sejarah Massenrempulu juga memperlihatkan bahwa identitas Sulawesi Selatan tidak selalu dapat dibaca hanya melalui pembagian wilayah administratif.

Sebuah kabupaten bisa memiliki sejarah yang melampaui batas kabupatennya.

Begitu pula masyarakat yang pernah berada dalam satu persekutuan dapat kemudian terpisah karena perubahan politik dan pemerintahan.

Karena itu, Massenrempulu menjadi semacam jejak sejarah yang menghubungkan wilayah-wilayah yang kini secara administratif berbeda.

Dulu mereka berada dalam hubungan politik yang sama.

Hari ini, sebagian wilayahnya berada di kabupaten yang berbeda.

Enrekang Hari Ini, Massenrempulu Tetap Hidup

Perjalanan dari kerajaan lokal menuju kabupaten membuat nama Enrekang semakin kuat sebagai identitas administratif.

Namun, Massenrempulu tetap memiliki tempat tersendiri.

Ia mengingatkan bahwa Enrekang bukan hanya tentang apa yang terlihat hari ini.

Di balik pegunungan dan jalan yang berkelok, terdapat sejarah tentang kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri, membentuk persekutuan, menghadapi perubahan politik, kemudian berhadapan dengan pembagian wilayah pada masa kolonial hingga lahirnya pemerintahan modern.

Massenrempulu adalah bagian dari cerita panjang itu.

Jadi, Mengapa Enrekang Disebut Massenrempulu?

Massenrempulu bukan sekadar nama lain Kabupaten Enrekang.

Istilah tersebut memiliki akar geografis sekaligus historis. Dalam sejarahnya, Massenrempulu merujuk pada kawasan dan persekutuan sejumlah kerajaan lokal di wilayah pegunungan Sulawesi Selatan. Konfigurasinya bahkan pernah dikenal sebagai Pitu Massenrempulu, kemudian berkembang menjadi Lima Massenrempulu.

Seiring perubahan zaman, nama Enrekang kemudian lebih dominan sebagai identitas administratif.

Tetapi Massenrempulu tetap menjadi bagian dari ingatan sejarah masyarakatnya.

Sebab, sebuah daerah tidak selalu dimulai dari nama kabupaten yang tercetak di papan perbatasan.

Jauh sebelum Enrekang menjadi kabupaten, di antara gunung-gunung itu telah ada kerajaan, persekutuan, dan masyarakat yang membangun sejarahnya sendiri.

Dan nama yang masih mengingatkan perjalanan panjang itu adalah: Massenrempulu.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Enrekang Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Enrekang hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Enrekang terbaru di sini