Bagi kader Golkar di Enrekang, Musda mendatang bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum menentukan arah konsolidasi dan kekuatan partai menghadapi agenda politik ke depan.

Kini, perhatian tertuju pada penyelesaian persyaratan organisasi dan keputusan DPP agar Musda dapat kembali digelar sesuai mekanisme partai. (FungFi)