Penulis:
Zahra Zalzabila

Sidrap, katasulsel.com — Edukasi kesehatan biasanya identik dengan penyuluhan, ceramah, atau pembagian brosur. Namun mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kelurahan Amparita memilih cara berbeda.

Mereka mengubah pesan-pesan kesehatan menjadi pertunjukan yang menghibur.

Hasilnya, ratusan warga memadati lokasi Pentas Sehat yang digelar di Posko KKN-PK 69 Amparita, Jalan Teteaji Lorong 5 Utara, Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Kegiatan ini menjadi penutup seluruh rangkaian program kerja individu mahasiswa KKN-PK selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

Yang menarik, panggung tersebut bukan sekadar hiburan.

Setiap penampilan membawa pesan kesehatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari warga Sidrap.

Mulai dari pentingnya mencuci tangan, menjaga kesehatan gigi, mengenali gejala hipertensi, hingga edukasi kesehatan mental anak dan remaja.

Delapan pertunjukan ditampilkan dalam satu malam.

Masing-masing mengangkat tema berbeda, yakni Jamu Saintifik, Tangan Bersih Senyum Bahagia, Gigi Sehat Senyum Hebat, Jejang Sang Perawat, Petualangan Mengenal Emosiku, Operasi Basah, Silent Killer, dan Atasi Sampah.

Lewat drama, musikal, hingga penampilan interaktif, para peserta dari tingkat SD hingga SMA tampil percaya diri di depan masyarakat.

Mereka tidak hanya menghibur.

Mereka menjadi “guru kesehatan” bagi warga.

Konsep inilah yang membuat Pentas Sehat berbeda dari kegiatan edukasi pada umumnya.

Pesan kesehatan yang terkadang dianggap rumit berhasil disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami oleh semua usia.

Suasana semakin hidup ketika penonton ikut berinteraksi dalam beberapa sesi pertunjukan.

Tawa pecah.

Tepuk tangan bergemuruh.

Namun di balik hiburan itu, terselip pesan penting tentang bagaimana menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.

Bagi masyarakat Amparita, kegiatan tersebut menjadi pengalaman baru.

Edukasi yang biasanya berlangsung formal kini hadir dalam bentuk pertunjukan yang menyenangkan.

Tak heran jika warga bertahan hingga acara berakhir.

Puncak kegiatan ditandai dengan penampilan flashmob mahasiswa KKN-PK 69 Amparita yang membawakan lagu “Aku Indonesia” dari Naura.

Gerakan energik yang dipadukan dengan semangat kebersamaan menjadi simbol kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.

Melalui Pentas Sehat, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap berbagai pengetahuan yang telah diberikan selama masa pengabdian tidak berhenti sebagai informasi semata.

Tetapi menjadi kebiasaan baru yang terus diterapkan warga.

Karena bagi mereka, kesehatan bukan hanya urusan puskesmas atau tenaga medis.

Kesehatan dimulai dari rumah, dari kebiasaan sehari-hari, dan dari kesadaran masyarakat itu sendiri.

Di Amparita, pesan itu disampaikan bukan lewat ceramah panjang.

Melainkan lewat panggung.

Dan ternyata, cara itu berhasil menarik perhatian warga Sidrap. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini