Makassar, katasulsel.com – Perjalanan panjang Victor Dethan bersama PSM Makassar akhirnya mencapai titik akhir. Setelah tujuh tahun meniti karier dari akademi hingga tim utama, pemain muda yang digadang-gadang menjadi masa depan Juku Eja itu resmi berpisah dengan klub kebanggaan Sulawesi Selatan.

Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang sejak kompetisi Super League 2026 berakhir.

Bagi sebagian suporter, kepergian Victor Dethan bukan sekadar kehilangan satu pemain. PSM Makassar dinilai tengah melepas salah satu aset muda paling berharga yang dimiliki klub saat ini.

Dalam pernyataan resminya, manajemen PSM Makassar menyampaikan apresiasi atas dedikasi pemain berusia 21 tahun tersebut selama mengenakan seragam Pasukan Ramang.

Victor diketahui bergabung dengan Akademi PSM sejak tujuh tahun lalu sebelum berhasil menembus tim senior dan menjadi salah satu pemain muda yang mendapat perhatian di level nasional.

“Pemain blasteran Kanada-Indonesia yang mengawali karier dari Akademi PSM Makassar tujuh tahun silam memutuskan mencari tantangan baru. Terima kasih Victor Dethan atas dedikasi dan kerja keras selama berseragam Juku Eja,” tulis manajemen PSM.

Yang membuat kepergian Victor terasa istimewa adalah statusnya sebagai produk asli pembinaan PSM Makassar.

Di tengah maraknya klub yang mengandalkan pemain hasil transfer, Victor justru tumbuh dari sistem pembinaan internal hingga berhasil menembus Timnas U-23 Indonesia.

Musim lalu, pemain kelahiran Kupang tersebut tampil dalam 24 pertandingan bersama PSM Makassar. Dari penampilannya itu, ia mencatatkan dua gol dan dua assist.

Meski angka tersebut tidak terlalu mencolok, kontribusi Victor tidak hanya terlihat dari statistik. Kecepatan, keberanian dalam duel satu lawan satu, dan kemampuannya membuka ruang membuatnya menjadi salah satu pemain muda yang cukup menjanjikan.

Tak heran jika nilai pasarnya kini disebut mencapai sekitar Rp3,91 miliar.

Nilai tersebut menjadikan Victor sebagai salah satu pemain muda lokal dengan prospek yang menarik di bursa transfer Indonesia.

Keputusan berpisah dengan PSM disebut terjadi setelah kedua belah pihak tidak menemukan kesepakatan terkait masa depan sang pemain.

Victor memilih mencari tantangan baru yang dinilai lebih sesuai dengan rencana pengembangan kariernya.

Kini sejumlah klub besar mulai dikaitkan dengan pemain berposisi penyerang sayap tersebut.

Nama Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, hingga Arema FC disebut-sebut menjadi klub yang memantau situasi Victor Dethan.

Jika bergabung dengan salah satu klub tersebut, Victor berpotensi mendapatkan panggung yang lebih besar sekaligus kesempatan memperkuat posisinya di Timnas Indonesia.

Bagi PSM Makassar, kepergian Victor Dethan menjadi sinyal bahwa regenerasi pemain kembali menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Juku Eja memang kehilangan salah satu talenta terbaik hasil akademinya. Namun di sisi lain, keberhasilan melahirkan pemain yang diminati klub-klub besar Indonesia juga menjadi bukti bahwa sistem pembinaan PSM masih mampu menghasilkan pemain berkualitas.

Kini perjalanan baru menanti Victor Dethan.

Sementara bagi suporter PSM, satu pertanyaan besar masih tersisa: siapa pemain muda berikutnya yang akan muncul dari akademi dan mengikuti jejak Victor menembus panggung sepak bola nasional?