Di hadapan jajaran Kementerian Keuangan dan peserta workshop dari berbagai daerah di Indonesia, ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidenreng Rappang mampu membalikkan kondisi ekonomi daerah secara signifikan dalam kurun waktu 2024 hingga 2025.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sidenreng Rappang berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sekitar 4 persen pada tahun 2024, yang saat itu berada pada urutan ke-21 di Sulawesi Selatan, menjadi 7,71 persen pada tahun 2025 berdasarkan rilis BPS RI,” ungkapnya.

Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan, peringkat ke-5 regional Sulawesi, urutan ke-10 di kawasan Indonesia Timur, serta masuk peringkat ke-16 nasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penguatan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Sidrap sekaligus bentuk nyata dukungan daerah terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

“Pertumbuhan ekonomi yang kami capai bersifat inklusif karena ditopang sektor pertanian dan langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga memaparkan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator makro daerah, di antaranya angka kemiskinan turun dari 5,02 persen menjadi 4,91 persen dan menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan, tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan, inflasi daerah relatif terkendali, serta stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) berada pada angka 109.

Namun demikian, dalam forum tersebut Andi Rahmat juga menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat agar daerah-daerah yang mampu menunjukkan kinerja fiskal dan ekonomi yang baik dapat memperoleh bentuk apresiasi yang lebih konkret.

“Dengan kerja keras daerah serta dukungan terhadap program nasional yang telah menunjukkan hasil nyata, kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan reward atau afirmasi bagi daerah berprestasi, baik melalui penguatan dana bagi hasil, insentif fiskal, maupun relaksasi kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), sehingga kemampuan fiskal daerah tetap terjaga dalam mengintervensi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Rahmat Saleh selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap sekaligus mewakili aspirasi sejumlah pemerintah daerah peserta workshop terhadap pentingnya keberpihakan fiskal pusat kepada daerah yang berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung agenda pembangunan nasional.

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 19 Mei 2026 13:46 WIB