Sidrap, Katasulsel.com — Ada kalimat yang belakangan ramai diperbincangkan warga Sidrap.

“Jangan biarkan satu hal yang keliru menutup ribuan kebaikan.”

Kalimat itu datang dari anggota DPRD Sidrap, Andi Tenrisangka, S.E., setelah ia mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan narasi yang terus-menerus menggambarkan Sidrap dari sisi negatif.

Pesan tersebut disampaikan melalui media sosial pribadinya.

Ia mengaku prihatin jika berbagai persoalan yang viral kemudian membuat orang lupa bahwa Sidrap memiliki banyak cerita lain yang jauh lebih besar.

Mulai dari pertanian, peternakan hingga berbagai potensi masyarakat.

“Sidrap jauh lebih besar, jauh lebih kaya, dan jauh lebih mulia dari sekadar berita negatif sesaat,” tulis Andi.

Tetapi di sinilah cerita menjadi menarik.

Tidak semua warga melihat persoalan itu dari sudut yang sama.

Kalau Kritik Disebut Negatif, Bagaimana?

Sejumlah warganet memberikan dukungan terhadap ajakan tersebut.

Namun, ada pula yang menyampaikan pandangan berbeda.

Mereka mengingatkan agar ajakan menjaga nama baik Sidrap tidak diterjemahkan sebagai larangan mengkritik persoalan yang memang terjadi.

Beberapa persoalan bahkan disebut secara terbuka dalam kolom komentar.

Mulai dari passobis, narkoba hingga tempat hiburan malam.

Bagi kelompok ini, masalah tidak akan hilang hanya karena tidak diberitakan.

Justru persoalan harus dibicarakan agar pemerintah, aparat dan masyarakat bisa mencari jalan keluarnya.

Perdebatan pun bergeser.

Bukan lagi sekadar soal berita negatif.

Melainkan pertanyaan yang lebih besar:

“Kalau kita cinta Sidrap, apakah kita harus selalu bicara yang baik-baik saja?”

Sidrap Bukan Hanya Berita Viral

Andi mengingatkan bahwa identitas Sidrap jauh lebih besar daripada satu atau dua peristiwa yang viral.

Ia menyebut Sidrap sebagai daerah dengan basis pertanian yang kuat dan menjadi salah satu pemasok pangan untuk wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Ia juga menyinggung karakter masyarakat Sidrap yang dinilainya pekerja keras, bersahaja dan memiliki nilai keagamaan.

Di sisi lain, masyarakat tentu berharap berbagai persoalan sosial yang muncul tidak sekadar menjadi bahan perdebatan di media sosial.

Sebab, warga tidak hanya membutuhkan citra yang baik.

Mereka membutuhkan daerah yang memang baik.

Warga Sidrap yang Menentukan Ceritanya

Perdebatan tersebut justru memperlihatkan bahwa banyak warga masih punya perhatian besar terhadap masa depan daerahnya.

Ada yang ingin Sidrap lebih sering diberitakan karena prestasinya.

Ada yang ingin persoalan sosial dibongkar agar segera dibereskan.

Ada pula yang berharap keduanya berjalan bersamaan.

Karena pada akhirnya, berita baik tidak membuat masalah hilang, dan berita buruk tidak otomatis membuat sebuah daerah menjadi buruk.

Sidrap adalah rumah bersama.

Kalau ada yang baik, layak dibanggakan.

Kalau ada yang salah, layak diperbaiki.

Dan kalau ada yang keliru, mungkin yang paling penting bukan menutup ceritanya.

Tetapi memastikan cerita itu tidak terulang lagi. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini